
Ilustrasi kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk. (Istimewa)
JawaPos.com - Risiko kebakaran di ibu kota masih menjadi ancaman serius yang patut diwaspadai warga. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat lima wilayah yang mencatatkan frekuensi insiden kebakaran tertinggi sepanjang kurun waktu 2021 hingga 2025.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memaparkan data terkait sebaran wilayah tersebut. Menurutnya, lokasi-lokasi ini memiliki pola risiko yang serupa, mulai dari kepadatan penduduk hingga tantangan infrastruktur.
"Dari 2021-2025, terdapat lima kelurahan yang paling sering dilaporkan mengalami kebakaran, yaitu Kelurahan Kapuk, Cengkareng Timur, Penjaringan, Pegadungan, dan Pulo Gebang," ujar Yohan, Jumat (24/4).
Tingginya angka kebakaran di kelima kelurahan tersebut bukan tanpa sebab. Ada kombinasi faktor yang membuat api lebih cepat merambat dan sulit dipadamkan. Berikut karakteristik wilayah menjadi pemicu utama.
1. Dominasi Masalah Kelistrikan
Korsleting listrik menjadi penyebab dominan, mencakup 70-80% kejadian di Jakarta. Di wilayah padat seperti Kapuk dan Penjaringan, penggunaan alat elektronik yang melebihi kapasitas daya bangunan sering terjadi. Ditambah lagi, penggunaan kabel yang tidak berizin SNI menjadi bom waktu bagi warga.
2. Kepadatan Bangunan dan Material Mudah Terbakar
Permukiman rapat di Kapuk, Cengkareng Timur, dan Penjaringan sering kali menggunakan material bangunan semi-permanen seperti kayu atau triplek. Dinding yang saling berhimpitan membuat perambatan api sangat sulit dikendalikan sebelum petugas tiba di lokasi.
3. Campuran Zona Industri dan Hunian

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
