
Sejumlah armada Transjakarta terparkir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Jumat (23/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Kabar gembira bagi warga Jakarta yang ingin liburan Lebaran tanpa pusing memikirkan macet dan parkir. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menambah armada bus ke destinasi wisata populer di ibu kota sepanjang libur Lebaran 2026.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi membanjiri lokasi favorit keluarga. Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menuturkan, penguatan armada akan difokuskan pada rute menuju kawasan wisata ikonik.
"Jadi ke Ancol, kemudian juga ke Taman Mini, Ragunan, mungkin juga PIK, karena sudah ada rute PIK. Ini adalah nanti rute-rute yang mungkin kita akan perkuat armadanya," ujar Welfizon, Rabu (4/3).
Welfizon mengungkapkan keempat lokasi ini konsisten menjadi magnet warga Jakarta dan sekitarnya setiap masa liburan tiba. Penambahan bus ini diharapkan meningkatkan kenyamanan penumpang dengan waktu tunggu di halte yang tetap singkat.
Dengan jumlah bus lebih banyak, diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang berlebihan. Selain rute dalam kota, Transjakarta juga memantau kebutuhan layanan TransJabodetabek, seperti rute ke Alam Sutera dan Bogor.
"Kita akan lihat 'demand'-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai kebutuhan," katanya.
Satu hal paling dinantikan adalah kebijakan tarif gratis. Pemprov DKI Jakarta berencana menggratiskan seluruh layanan transportasi umum—MRT, LRT, JakLingko, hingga Transjakarta—tepat pada hari pertama Lebaran.
Namun, ada catatan teknis menarik soal sistem pembayaran yang perlu diketahui masyarakat. Meski gratis, saldo kartu Anda akan terpotong Rp1.
"Jadi begini, di sistem Transjakarta, MRT dan lainnya itu, kalau Rp0 tetap harus ada nilainya. Makanya dibuat jadi Rp1. Sebenarnya Rp1 dan Rp0 itu tidak ada bedanya bagi penumpang," jelas Welfizon.
Sistem kartu uang elektronik membutuhkan angka nominal agar transaksi diproses teknis. "Karena tetap harus ada rupiah yang terbaca dan terpotong di sistem, maka Rp0 dikonversi jadi Rp1," terangnya.
Dengan fasilitas ini, masyarakat diimbau beralih ke transportasi publik demi mengurangi kepadatan lalu lintas di titik wisata selama libur panjang. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
