
Brigjen TNI Wahyu Yudhayana salam komando dengan Kolonel Ifanteri Donny Pramono. Mulai hari ini (31/10) Kolonel Donny resmi menjadi kadispenad. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Keributan melibatkan seorang prajurit TNI AD di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (1/3) mendapat atensi dari TNI AD. Mabes TNI AD (Mabesad) memastikan telah memeriksa prajurit yang viral di media sosial karena menodongkan pistol kepada sopir taksi online.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, Detasmen Polisi Militer (Denpom) Jaya/1 Tangerang sudah menindaklanjuti peristiwa tersebut. Mereka langsung berkoordinasi dengan Polres Tangsel dan satuan terkait. Hasilnya, pada Senin (2/3) malam, oknum prajurit yang viral di media sosial itu diamankan. Kini tengah menjalani pemeriksaan.
Menurut Donny, pemeriksaan saat ini sedang berjalan dan dilakukan secara menyeluruh. Berdasar pendalaman awal, peristiwa itu terjadi karena perselisihan akibat senggolan kendaraan. Prajurit tersebut kemudian turun dari mobil dan terjadi cekcok hingga penodongan pistol.
Baca Juga:TNI AD Berduka atas Wafatnya Try Sutrisno, Kehilangan Jenderal yang Jaga Profesionalisme Prajurit
”Yang kemudian diketahui bahwa ternyata benda tersebut adalah pistol mainan berbahan kayu. Saat ini oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Denpom Jaya/1 Tangerang,” kata Donny.
Jenderal bintang satu TNI AD itu memastikan bahwa proses hukum terhadap prajurit tersebut sudah dilakukan. TNI AD tidak akan mentolerir bila terbukti prajurit tersebut melakukan kesalahan. Donny memastikan, sanksi akan dijatuhkan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
”Termasuk pendalaman kronologi, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti,” ujarnya.
Lebih lanjut Donny menambahkan, TNI AD tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum maupun tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat kepada institusi Angkatan Darat.
”Apabila terbukti melakukan pelanggaran, yang bersangkutan akan diproses tegas sesuai hukum dan disiplin militer. TNI AD berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat serta profesionalisme prajurit melalui mekanisme penegakan hukum yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
