Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung saat memberikan keterangan, Selasa (14/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Barat resmi menahan bapak dan anak Dodo Siagian dan Nasio Siagian. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan penganiayaan brutal terhadap tetangganya sendiri, Darwin, hanya karena dipicu teguran suara drum yang bising.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, penahanan tersebut dilakukan sejak Selasa (24/2) kemarin. Langkah ini diambil setelah penyidik melakukan gelar perkara dan mengantongi bukti yang cukup kuat.
"Iya betul (sudah ditahan) per kemarin Selasa di Polres Metro Jakarta Barat," ucap Arfan saat dikonfirmasi, Rabu (25/2).
Penetapan tersangka ini merupakan buntut panjang dari aksi kekerasan yang dilakukan kedua pelaku terhadap korban dan istrinya di kawasan Cengkareng. Polisi memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur setelah semua alat bukti mengarah pada tindak pidana penganiayaan.
"Kemarin kan sudah gelar perkara, sekarang dua-duanya sudah ditahan," tegas Arfan.
Akibat perbuatannya, pasangan ayah dan anak ini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama. Mereka kini terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.
Arfan menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk pelimpahan berkas perkara. "Ya selanjutnya kami akan koordinasi langsung dengan kejaksaan ya untuk berkas-berkas semuanya. Selanjutnya akan segera kami update kembali," tambahnya.
Kronologi Brutal: Berawal dari Berisik Suara Drum
Tragedi ini bermula pada Sabtu (7/2) di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng. Korban, Darwin, 32, merasa terganggu dengan suara bising drum yang dimainkan anak pelaku. Namun, bukannya meminta maaf saat ditegur, pelaku justru naik pitam.
Darwin menceritakan betapa mencekamnya situasi saat itu. Ia tidak hanya dipukul secara fisik, tetapi juga dihina secara verbal.
Aksi kekerasan ini makin menjadi-jadi ketika sang ayah ikut campur menggunakan kendaraan. Istri Darwin yang berada di lokasi pun tak luput dari sasaran amukan pelaku.
"Pas cekcok saya dorong (anaknya), bapaknya datang dari samping, istri saya di belakang saya, dari samping pakai mobil bapaknya tabrak istri saya sampai jatuh," ujar Darwin.
Bahkan setelah dilerai, intimidasi belum berhenti. Anak pelaku sempat merekam video sambil melontarkan kalimat kasar yang sangat merendahkan martabat korban. Akibat pengeroyokan tersebut, Darwin mengalami luka di sembilan bagian tubuh, termasuk kepala, wajah, hingga lutut.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
