
Ilustrasi orang yang paling rentan terkena flu di musim hujan. (Dok. Insan Medika)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui Suku Dinas Kesehatan mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk aktif menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penularan 'superflu' atau varian baru dari influenza tipe A (H3N2).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna menjelaskan bahwa penyakit influenza tipe A (H3N2) yang kini dikenal sebagai superflu memiliki gejala yang mengarah ke flu musiman. Gejala tersebut meliputi demam, batuk, nyeri tenggorokan, malaise, sakit kepala, hidung berair, serta myalgia atau nyeri otot.
Berdasarkan penilaian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap situasi dan data epidemiologi terkini, subclade K dari virus influenza tipe A (H3N2) tidak menunjukkan adanya peningkatan tingkat keparahan pada kasus yang terjadi.
"Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat melalui program surveilans serta pemantauan ILI-SARI terus memantau fluktuasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, dan Influenza Like Illness (ILI/Penyakit Serupa Influenza) di wilayah Jakarta Barat. Tren yang tercatat saat ini tidak menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus," jelasnya.
Meski demikian, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat tetap melakukan berbagai upaya antisipasi penularan melalui langkah-langkah promotif dan preventif. Upaya tersebut antara lain peningkatan kebugaran tubuh melalui penerapan PHBS, penyelenggaraan cek kesehatan gratis, serta pemberian penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan ketahanan tubuh.
"Untuk mengantisipasi penularan, masyarakat dapat melakukan upaya promotif dan preventif dengan cara rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker ketika sedang sakit, menerapkan etika batuk yang benar, mengonsumsi makanan dengan asupan nutrisi seimbang, minum air minimal 2 liter setiap hari, menjaga istirahat yang cukup, melakukan olahraga secara teratur, serta segera menghubungi fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan yang berlanjut," tambahnya.
Selain itu, Sahruna juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tanda-tanda pneumonia dan pneumonia berat, yaitu napas yang cepat, terjadinya tarikan dinding dada ke dalam, serta tingkat saturasi oksigen di bawah 92 persen.
Dari informasi yang diperoleh, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang juga mencerminkan kondisi nasional, kasus penyakit mirip influenza (ILI) mengalami peningkatan sebesar 74 persen pada bulan Agustus 2025, yang didominasi oleh kasus influenza tipe A. Kecenderungan serupa juga terjadi di wilayah Jakarta.
Sementara itu, untuk kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tercatat sebanyak 1.966.308 kasus sejak awal Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus mulai teridentifikasi sejak bulan Juli 2025.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
