Petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung Argi Budiansyah dan Anita sepakat berdamai terkait kasus hilangnya tumbler Tuku di KRL Commuter Line, Kamis (27/11). (Istimewa)
JawaPos.com-Kisah viral drama tumbler Tuku hilang di KRL yang melibatkan petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung, Argi, akhirnya mencapai akhir yang mengharukan. Setelah sempat dikabarkan batal diperhatikan, Argi kini malah mendapat hadiah umroh dari seorang anggota polisi.
Hadiah istimewa ini diberikan oleh Ipda Purnomo, Personel Polres Lamongan, Jawa Timur, yang dikenal dengan akun Instagram-nya @purnomopolisibaik. Pemberian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi atas integritas dan kejujuran yang ditunjukkan Argi di tengah kasus yang sempat viral di media sosial.
Hadiah paket umroh ini difasilitasi oleh Travel Zam Zam Amanah. Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap nilai-nilai kejujuran dan amanah yang telah ditunjukkan oleh Argi.
"Saya, Pak Purnomo, buat mas Argi yang kemarin menemukan tumbler. Izinkan saya, Pak Purnomo dari Polres Lamongan, Polda Jawa Timur Bersama Travel Zam Zam Amanah memberikan hadiah umroh yang insyaallah keberangkatan bulan Desember," ujarnya dikutip JawaPos.com, Jumat (28/11).
Ia mengapresiasi tindakan Argi yang dinilai jujur dan amanah. Diharapkan hadiah umroh ini dapat menjadi berkah dan motivasi bagi Argi untuk terus berbuat baik.
"Mudah-mudahan video ini sampai kepada mas Argi dan saya bisa komunikasi langsung sama mas Argi. Mas Argi tetap semangat, rejeki itu Allah yang kasih. Mudah-mudahan panjang dengan sehat Dan bisa melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci," tuturnya.
Kasus ini berawal dari keluhan seorang penumpang bernama Anita di Threads. Ia mengeluhkan tumbler Tuku miliknya yang tertinggal di KRL dan hilang saat diambil kembali.
Tas berisi tumbler sempat ditemukan dan didokumentasikan oleh petugas. Namun, saat diambil keesokan harinya di Stasiun Rangkasbitung, hanya tersisa cooler bag tanpa tumbler Tuku di dalamnya.
Petugas KAI yang dituding, Argi, sempat menawarkan penggantian kerugian. Namun, upaya tersebut ditolak oleh suami pemilik tumbler. Drama ini kemudian berujung pada kabar simpang siur bahwa Argi telah kehilangan pekerjaannya.
Merespons kehebohan di media sosial, PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera memberikan klarifikasi. Perusahaan memastikan bahwa petugas Argi tidak dipecat dan akan tetap bertugas. Kedua belah pihak yang terlibat juga telah mencapai kesepakatan damai secara kekeluargaan.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen perusahaan untuk melindungi karyawannya.
"Setiap Insan KAI berkomitmen melayani pelanggan dengan dedikasi yang tinggi. Pada saat yang sama, perusahaan berkewajiban melindungi dan memberikan dukungan kepada seluruh pekerja dalam menjalankan peran mereka. Argi tetap menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," ujar Bobby, Kamis (27/11). (*)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
