
Postingan anak hilang yang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho. (Instagram Polsek Pesanggrahan/Antara/HO)
JawaPos.com - Tidak lama setelah ditangkap oleh aparat kepolisian, ayah tiri bocah berusia 6 tahun Alvaro Kiano Nugroho dinyatakan meninggal dunia. Pria bernama lengkap Alex Iskandar itu tewas gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).
Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Ardian Satrio Utomo memastikan hal itu. Dia menyatakan bahwa Alex tewas gantung diri setelah ditangkap dan diamankan oleh polisi pada Sabtu lalu (22/11). Alex gantung diri menggunakan celana panjang yang dia kenakan.
"Gantung diri menggunakan celana, celana pribadi dia," ungkap Ardian kepada awak media pada Senin (24/11).
Keterangan serupa disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Dia menyampaikan bahwa Alex meninggal karena bunuh diri setelah diamankan oleh personel Polres Metro Jaksel dalam kasus hilangnya Alvaro sejak 8 bulan lalu. Namun, Alex tidak meninggal di dalam sel tahanan.
"Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan," ungkap Kombes Budi Hermanto.
Informasi tewasnya Alex pertama kali disampaikan oleh kakek Alvaro yang bernama Tugimin. Dia mengungkap fakta mengejutkan itu kepada awak media. Kapolres Metro Jaksel Kombes Nicolas Ary Lilipaly tidak menampik kabar tersebut. Dia membenarkan bahwa Alex yang sebagai terduga pelaku dalam kasus Alvaro sudah meninggal dunia.
"Yang diungkapkan pihak keluarga itu benar adanya (bahwa Alex sudah meninggal dunia)," ungkap Kombes Nicolas.
Informasi mengenai tewasnya terduga pelaku di balik hilang dan meninggalnya Alvaro itu diperoleh tidak berselang lama setelah jasad bocah tersebut ditemukan. Aparat kepolisian menemukan korban sudah tinggal tulang-belulang atau sudah menjadi kerangka. Temuan itu diperoleh setelah polisi lebih dulu menangkap ayah tiri bocah tersebut.
Alvaro dilaporkan hilang oleh ibunya yang bernama Arumi beberapa bulan lalu. Menurut dia, putranya itu biasa melaksanakan ibadah salat Magrib di masjid dekat rumahnya yang berada di bilangan Ulujami. Namun, Alvaro tidak kunjung pulang hingga dilakukan pencarian.
Lantaran tidak membuahkan hasil, dia membuat laporan kepada Polsek Pesanggrahan. Pencarian terus dilakukan oleh pihak kepolisian dan secara mandiri oleh pihak keluarga. Tidak hanya di Jakarta, pencarian berlangsung sampai ke daerah lain seperti Bekasi. Kini korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022