
Gubernur Jawa BArat dedi Mulyadi mengetes kemampuan perkalian dasar siswa kelas 2 SMP di Subang, Jawa Barat. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat mendamaikan tiga kepala desa yang bersitegang terkait dengan proyek pengerukan aliran sungai sebagai upaya mengatasi banjir di wilayah Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Ketiga kepala desa di Karawang kini sudah bersepakat untuk bersama-sama menyelesaikan problem banjir di daerahnya masing-masing," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, di Karawang, Rabu (20/11).
Tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, yakni Kades Purwadana E Heryana, Kades Wadas Jujun Junaedi serta Kades Sukamakmur Dede Sudrajat sebelumnya bersitegang terkait dengan proyek pengerukan aliran sungai.
Keributan antara tiga kades itu sebelumnya dipicu karena salah satu dari tiga kades itu ada yang dianggap offset karena melaksanakan proyek pengerukan aliran sungai di luar desanya.
Proyek pengerukan aliran sungai di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur itu merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melibatkan Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur.
Tiga kepala desa di Karawang yang sempat bersitegang itu sempat dipanggil oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk membahas persoalan di daerahnya masing-masing.
Usai pertemuan dengan tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur itu, Dedi menyatakan, ketiga kades itu sudah sepakat untuk berdamai. Mereka tidak akan membuat keributan lagi karena ketiganya akhirnya ditugaskan Dedi untuk mengawal percepatan program Pemprov Jabar.
Untuk Kades Sukamakmur ditugaskan untuk melakukan pemantauan aliran air dari di jalan Interchange Karawang Barat, mengidentifikasi bangunan liar yang berada di daerah aliran sungai.
Sedangkan Kades Wadas mendapatkan tugas melakukan pembongkaran bangunan yang bermasalah, serta melakukan pengawalan proses penertiban agar berjalan aman dan tertib.
Sementara Kades Purwadana ditugaskan merapikan saluran air di luar area, membuat pintu saluran, serta mengupayakan agar Resinda memberikan izin akses jalan.
Gubernur menegaskan, fokus utama dari seluruh tugas tersebut ialah untuk mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar Telukjambe Timur, Karawang.
Pemprov Jawa Barat memastikan koordinasi lintas desa ini akan terus dilakukan agar berbagai permasalahan tata ruang, drainase, dan pengelolaan lingkungan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Pemerintah juga mengajak seluruh warga untuk mendukung proses penataan aliran sungai tersebut demi terciptanya lingkungan yang lebih aman, tertib dan terbebas dari ancaman banjir.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
