
Gubernur Jabar dedi Mulyadi. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Dedi Mulyadi saat menerima perwakilan sejumlah korban kecelakaan truk tambang di Parung Panjang di kantor Gubernur, seolah memahami bagaimana sejumlah pihak bermain dan memiliki kepentingan kepada aktivitas pertambangan yang sejatinya sangat merugikan bagi banyak orang.
Pria yang akrab disapa KDM itu menyinggung sejumlah tokoh dan aktivis yang bermaian dan turut aliran dana dari menikmati aktivitas pertambangan. Alhasil, mereka pun berusaha tetap melanggengkan situasi ini meski sangat merugikan masyarakat luas dari sisi kesehatan, jalan, ataupun ketentraman lingkungan.
"Seringkali tokoh-tokohnya, aktivis-aktivisnya malah ikut ke sana. Aktivis-aktivisnya, tokoh-tokohnya ikut ke sana dan menjadikan sebagai mata pencarian," kata Dedi Mulyadi dalam video diunggah akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga menyinggug pihak-pihak yang turut menikmati pungutan liar dari aktivitas pertambangan.
"Bagi kaum preman, aliran truk itu adalah kehidupan. Kalau satu truk mereka kutipin Rp 5.000 perak, kan lumayan. Kalau sehari ada 1.000 truk, kan ada Rp 5 juta sehari," papar Dedi Mulyadi.
Karena tokoh dan aktivis hingga preman menikmati keuntungan dari ktivitas pertambangan, mereka pun seolah cuek dengan keresahan yang dialami warga secara umum. Mereka seolah tidak peduli dengan nasib ibu-ibu dan anak sekolahan kerap bergumul dengan maut setiap kali melewati jalan Parung Panjang setiap harinya.
"Saya paham masyarakat mengalami depresi yang sangat tinggi setiap hari. Karena setiap hari mreka harus berhadapan dengan truk, kontainer,"ungkapnya.
"Saya tahu kalau berhadapan dengan penambang, truk-truk besar, masyarakat itu seperti tidak berdaya, harus menerima," ujar Dedi Mulyadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
