
Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas di stasiun Blok M, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Rencana perpanjangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) dari Lebak Bulus menuju kawasan Serpong terus menjadi sorotan publik. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memastikan bahwa proyek pembangunan tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan studi kelayakan.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya menyebut studi kelayakan yang dimaksud diantaranya termasuk dengan pemilihan jalur.
“Sampai saat ini, kami belum dapat membagikan informasi detil karena masih dalam tahap penyusunan feasibility study untuk jalur dan sebagainya," kata Hermawan Wijaya kepada JawaPos.com, Minggu (28/9).
Lebih lanjut, dia memastikan akan kembali menginformasikan jika sudah ada perkembangan terbaru. Tentunya, kata Hermawan sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
"Kami akan membagikan informasi di kemudian hari sesuai kesepakatan dengan PT MRT tentunya,” tukas Hermawan.
Sebelumnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai, Tbk (BSDE) telah menyepakati penjajakan potensi kerja sama terkait pengembangan jaringan MRT dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuju ke wilayah Serpong, Tangerang Selatan.
Penjajakan kerja sama ini, meliputi pembuatan studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan jalur mass rapid transit menuju Tangerang Selatan, yang mencakup identifikasi trase.
Lalu, demand, biaya investasi, biaya operasional, kelayakan ekonomi dan bisnis, hingga aspek terkait kelembagaan dan regulasi. Adapun rencananya, kerja sama antara manajemen MRT dan BSDE akan berlangsung selama 2 tahun ke depan.
Sebagaimana diketahui, penandatangan nota kesepahaman antara dua perusahaan itu dilakukan oleh oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dan CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap bersama CEO Lifestyle Business Sinar Mas Land Herry Santoso pada Kamis (24/7) di Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, Jakarta.
Bahkan, penandatanganan kerja sama itu turut disaksikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, dan Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Christopher Siswanto.
Sementara itu, belum diketahui berapa kebutuhan dana atas pembangunan MRT Tangsel ini. Pasalnya, lebih detail terkait itu akan tertuang dalam hasil kajian yang masih dilakukan oleh BSDE.
Namun, proyek MRT Jakarta menuju Tangsel disebut-sebut akan membutuhkan biaya operasional mencapai USD 11,7 juta atau sekitar Rp190,31 miliar per tahun. Kendati begitu, terkait pembangunan MRT Tangsel belum disepakati pembiayaan yang akan dilakukan akan menggunakan skema konsesi atau Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Terkait itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Arif Anwar menyebut terkait dengan pembiayaan pihaknya secara penuh menyerahkan ke investor, salah satunya dengan menunggu hasil dari studi kelayakan yang masih dalam proses itu.
“Proyek ini kami serahkan ke investor, mungkin nantinya akan konsesi. Tetapi apakah nanti KPBU atau konsesi, tergantung hasil kajian,” ujar Arief dalam Media Briefing di Jakarta, pada pertengahan September ini.
Serpong dan Balaraja
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
