Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 22.56 WIB

Kebakaran di Taman Sari Jakbar, Ratusan Rumah Ludes: Api Diduga Berasal dari Toko Alat Tulis

Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman saat kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Minggu (28/9). (Istimewa) - Image

Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman saat kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Minggu (28/9). (Istimewa)

JawaPos.com - Ratusan rumah di Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran hebat yang terjadi Minggu (29/9/2025) itu menghanguskan kawasan padat penduduk di Gang Langgar 1.

Api diduga berasal dari sebuah toko alat tulis (ATK) yang berada di samping rumah makan Padang. Lokasi tersebut kini telah dipasangi garis polisi.

Api Berawal dari Toko ATK

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto membenarkan dugaan tersebut.

"Dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, api diduga berasal dari toko alat tulis," ujarnya saat ditemui di posko pengungsian kebakaran, Senin (30/9).

Petugas hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melalap sekitar 10.400 meter persegi area padat penduduk tersebut.

Lurah Tangki Iqbal Rahmat mengungkapkan, terdapat 317 kepala keluarga (KK) dengan 1.256 jiwa terdampak akibat kebakaran ini. Sebagian besar bangunan di kawasan tersebut merupakan rumah semi permanen yang habis terbakar hingga menyisakan puing-puing.

"Kami lihat dulu yang 4 ini apakah memang masyarakat mau tinggal di tenda sini, kalau memang kurang, kami tambah kembali lagi, kita bangun lagi," ungkap Iqbal.

Ratusan Warga Mengungsi

Saat ini, 175 warga mengungsi di Kantor Kelurahan Tangki, dan 50 warga lainnya berada di Masjid Al-Muhajirin. Tenda-tenda pengungsian berukuran 4x4 meter telah didirikan dan dilengkapi tempat tidur, dua toilet portable, serta akses ke kamar mandi di masjid sekitar.

"Kami sudah siapkan dua tempat pengungsian yang lain, yaitu empat tenda dari Dinas Sosial, karena lokasi. Bukan karena kami enggak mau pakai Tagana, tenda mereka terlalu besar,"
kata Iqbal.

Selain itu, pihak kelurahan juga menyiapkan GOR Lokasari sebagai tempat pengungsian tambahan jika tenda tak mencukupi. Namun, sebagian besar warga memilih mengungsi ke rumah sanak keluarga.

Bantuan Mulai Mengalir

Pantauan di lokasi pada Senin (30/9) siang menunjukkan, ratusan bangunan semi permanen ludes terbakar. Warga tampak berusaha mencari barang berharga yang mungkin masih bisa diselamatkan dari puing-puing.

Bantuan untuk para korban mulai berdatangan. Mulai dari nasi kotak, pakaian layak pakai, hingga logistik bagi para pengungsi.

Petugas gabungan dari BPBD, PMI, pemerintah setempat, hingga anggota DPRD DKI Jakarta terlihat masih bersiaga di lokasi untuk membantu proses penanganan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore