Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 03.10 WIB

Perpanjang Gratis Tol Fatmawati 2, Pramono Tegaskan Proyek Penyebab Kemacetan Lalu Lintas TB Simatupang Rampung Oktober 2025

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan usai ratas bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Senin (22/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan usai ratas bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Senin (22/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com – Rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di Jalan TB Simatupang dengan tol Fatmawati 2 gratis berlanjut hingga Oktober 2025. Perpanjangan itu diputuskan Gubernur DKI Pramono Anung karena efektif mengurai kemacetan horor di sana.

“Antusiasme publik luar biasa. Selama lima hari (uji coba), kita average, rata-rata per hari itu 610.000 lebih yang menggunakan, bahkan terakhir sudah di atas 800.000 sehingga kemudian kami memutuskan untuk diperpanjang sampai dengan akhir Oktober,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (24/9).

Dengan memperpanjang kebijakan itu, Pramono menargetkan proyek pekerjaan yang membuat kemacetan di sana rampung sebelum kebijakan itu berakhir. 

“Mudah-mudahan, di akhir Oktober apa yang dilakukan oleh PAM Jaya, PAL Jaya, dan Bina Marga di sana sudah selesai. Sehingga, apa yang terjadi di TB Simatupang bisa kita normalkan kembali,” tegas Pram. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan, hasil evaluasi lima hari uji coba rekayasa lalu lintas itu menunjukkan perbaikan unjuk kerja secara jaringan.

“Kami sudah menetapkan untuk melanjutkan rekayasa lalu lintas itu dan pengaturan serupa dengan minggu lalu sudah diterapkan Senin sore,” jelas Syafrin. Adapun tol gratis di Fatmawati 2 itu diterapkan setiap hari Senin sampai Jumat, pukul 17.00 sampai 20.00, kecuali hari libur.

Lebih lanjut, Syafrin merincikan hasil evaluasi dari rekayasa lintas yang dilaksanakan selama lima hari. Yakni, volume lalu lintas per kapasitas (visi rasio) di Jalan R.A. Kartini naik 18,6 persen. “Sementara untuk kecepatan rata-rata di ruas jalan itu meningkat 15,9 persen,” terang Syafrin.

Dia juga menyebutkan, penambahan satu lajur di sisi tol yang gratis itu juga meningkatkan kapasitas jalan sebesar 26 persen.

“Artinya dengan volume lalu lintas, kemudian perhitungan secara matematis tadi, itu keseluruhannya membaik. Bahkan, melampaui target kami,” jelasnya. Memang, untuk uji coba itu, Dishub DKI menargetkan perbaikan kecepatan itu hanya sekitar 5 persen.(

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore