Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 03.43 WIB

Rekayasa Lalu Lintas TB Simatupang Terbukti Efektif, Gerbang Tol Fatmawati 2 Gratis Hingga Akhir Oktober

Petugas mengarahkan kendaraan roda empat untuk memasuki Gate Toll Fatmawati 2, Jakarta, Senin (15/09/2025). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba penggunaan satu lajur paling kiri di Gerbang Tol Fatmawati 2 secara gratis untuk mengurai kemace - Image

Petugas mengarahkan kendaraan roda empat untuk memasuki Gate Toll Fatmawati 2, Jakarta, Senin (15/09/2025). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba penggunaan satu lajur paling kiri di Gerbang Tol Fatmawati 2 secara gratis untuk mengurai kemace

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat hasil positif dari rekayasa lalu lintas di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Rekayasa dilakukan dengan membuka satu lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 hingga Exit Tol Pondok Indah secara gratis pada sore hari.

Uji coba yang dilakukan sejak pekan lalu terbukti mampu mengurai kepadatan. 

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang massa waktu rekayasa lalu lintas TB Simatupang hingga akhir Oktober 2025. 

"Sudah diputuskan untuk dilanjutkan sampai akhir Oktober nantinya," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/9).

Syafrin membeberkan, evaluasi terakhir menunjukkan kondisi lalu lintas membaik. Selain kecepatan, volume per kapasitas (V/C ratio) juga mengalami peningkatan signifikan. 

Salah satunya terlihat di ruas Jalan R.A. Kartini, Cilandak, yang mencatat peningkatan kecepatan rata-rata kendaraan hingga 15,9 persen.

"Untuk V/C ratio itu meningkat 18,6 persen. Sementara untuk kecepatan rata-rata di ruas jalan R.A. Kartini itu meningkat 15,9 persen," ungkapnya.

Syafrin menambahkan, perbaikan arus lalu lintas juga dipengaruhi penambahan satu lajur di sisi tol. Dari catatan Dishub, kapasitas meningkat hingga 26 persen.

"Sementara untuk peningkatan kapasitas karena adanya penambahan satu lajur di sisi tol, itu meningkat 26 persen. Artinya dengan volume lalu lintas, kemudian perhitungan secara matematis tadi, itu keseluruhannya membaik," ungkapnya.

Rekayasa lalu lintas dilakukan setiap hari kerja, Senin hingga Jumat pukul 17.00–20.00 WIB, kecuali hari libur. Selain pengaturan arus kendaraan, halte Transkakarta juga dipindahkan sekitar 75 meter ke arah timur.

"Kemudian untuk bus stop Transjakarta itu akan digeser ke timur, lebih kurang 75 meter. Sehingga dua lajur yang di depan stasiun persis itu, itu tidak terkooptasi oleh bus yang menaikkan atau menurunkan penumpang," imbuh Syafrin.

Dukungan Gubernur DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut rekayasa di TB Simatupang mampu mengurangi kemacetan secara signifikan. Bahkan, pembukaan akses Tol Fatmawati yang digratiskan selama uji coba tercatat dilalui rata-rata 600 kendaraan per hari.

"Selama lima hari berturut-turut, pembukaan akses tol (Fatmawati) yang digratiskan itu rata-rata dilalui sekitar 600 kendaraan. Secara signifikan mengurangi kemacetan baik di jalan tol maupun di TB Simatupang," ujar Pramono usai peresmian Taman Doa Kasih Mulia Sejati di Rawa Buaya, Jakarta Barat, Sabtu (20/9).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore