
Sejumlah pengendara sepeda motor melewati jalan yang di lewati truk-truk tambang di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/11/2023). Kondisi Jalan Parung Panjang terlihat sangat parah. Terdapat banyak lubang hingga aspal yang tidak rata di sepanjan
JawaPos.com -- Perbaikan jalan di Parung Panjang dan sekitarnya saat ini memang sedang dikerjakan. Namun, truk tambang yang tidak sesuai aturan atau parkir sembarangan di jalan raya semakin membuat jalanan jadi kacau balau.
Hal itu yang dirasakan Pianto, salah satu warga yang tinggal di Perumahan Puri Awan, Jagabaya, Parung Panjang. Dia ingat betul akan momen getir saat ibunya mengalami pecah pembuluh darah sekitar hampir satu bulan lalu.
"Kejadian 3 minggu lalu, ibu saya jam 3.30 WIB pecah pembuluh darah, keluar darah dari mulut," ceritanya kepada JawaPos.com, Jumat (19/9).
Di tengah situasi genting demi menyelamatkan ibunya, Pianto dengan cepat membawanya ke salah satu rumah sakit di daerah Tangerang. Namun sayangnya, jalan di Parung Panjang disesaki oleh banyak sekali truk tambang. Mobil yang membawa ibunya tidak bisa bergerak sama sekali karena jalanan dipenuhi dengan truk tambang.
"Waktu itu saya di posisi serba bingung. Masalahnya semua rumah sakit arahnya harus melewati stasiun semua. Di Jagabaya hanya tersedia Klinik IGD HMS Medika. Awalnya saya kesitu dulu, tapi nggak bisa penanganan karena tidak memiliki obat untuk menghentikan pendarahannya," tuturnya.
Sampai akhirnya, Pianto dan keluarga memutuskan mencari jalan alternatif untuk dapat sampai ke rumah sakit. Selain itu, berusaha mencari rumah sakit terdekat dari posisi kendaraan yang paling memungkinkan untuk diakses.
"Akhirnya disaranin sama teman saya yang saat itu saya ajak ngantar ibu saya. Dia nyaranin ke RS Selaras Cisauk. Karena jalanan penuh akhirnya, kita ambil jalur pintas lewat Gerowong," katanya.
Sepanjang perjalanan, Pianto dilanda perasaan cemas tak karuan. Apalagi, ibunya terus mengeluarkan dari dari mulutnya. Dia bahkan sampai ke titik pasrah karena tak bisa berbuat banyak lagi kecuali mempercepat perjalanan menuju rumah sakit.
"Sampai RS Selaras sekitar pukul 05.30 WIB. Darahnya sudah setengah ember yang biasa tukang bangunan buat ngecor. Ibu saya gemuk beratnya 90 kg. Jadi darah keluar sebanyak itu," kata Pianto.
Sesampainya di rumah sakit Selaras, ibunya langsung masuk ruang UGD.Dia sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena ibunya ternyata masih dapat ditolong.
"Pas di RS, darah masih terus keluar meskipun dikasih obat. Untungnya setelah 3 kali masukin obat lewat infus, darahnya berhenti.Ibu saya di RS Selaras 5 hari," katanya.
Setelah masa kritisnya berhasil tertangani dengan baik, ibunda Pianto secara perlahan membaik. Beberapa hari kemudian dia diperbolehkan meninggalkan rumah sakit untuk rawat jalan.
"Ibu saya sekarang sudah di rumah," katanya.
Pianto berharap tidak ada lagi orang lain mengalami kejadian tak menyenangkan seperti dialaminya. Dimana pada pada saat sedang dalam kondisi terdesak, jalanan di Parung Panjang malah tak bergerak karena dipenuhi truk tambang.
"Alhamdulillah masih bisa dapat pertolongan. Jangan sampai yang lain mengalami momen seperti saya. Rasa emosi dan takut terlambat memberi pertolongan jadi satu 1," tandasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
