
Nelayan berada di atas proyek tanggul beton di perairan Cilincing, Jakarta, Kamis (11/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Karya Citra Nusantara (KCN) menegaskan bahwa proyek yang viral memperlihatkan tanggul beton di Cilincing, Jakarta Utara, sudah sah secara hukum dan segala perizinannya.
Direktur Utama PT KCN Widodo Setiadi mengatakan, tanggul beton yang viral disebut membuat penghasilan nelayan menurun itu sebenarnya adalah bagian dari proyek pengembangan terminal umum berupa pelabuhan yang pembangunannya sudah mencapai 70 persen.
"Jadi kalau saya ditanya, apakah (proyek pelabuhan) ini sah? Sah," tegasnya, Jumat (12/9).
Ia menjelaskan, sebetulnya proses pembangunan pelabuhan yang digagas bersama pemerintah ini sudah dimulai sejak 2010 dengan pola pembangunan yang sama.
"Tidak ada yang ribut pada waktu itu, baru sekarang," ucapnya.
Dalam pembangunan pelabuhan ini, Widodo menerangkan ada 3 pier yang dibangun.
"Di Pier 3 yang ini sekarang jadi ramai isunya ada tanggul beton. Itu kalau kita lihat itu breakwater, bagian dari pembangunan pelabuhan," tandasnya.
Senada, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melakukan verifikasi lapangan terkait keberadaan pagar beton di laut Cilincing, Jakarta Utara.
Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut KKP Fajar Kurniawan menjelaskan, pembangunan itu merupakan proyek reklamasi di area PT Karya Cipta Nusantara (KCN). Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, proyek tersebut telah memiliki izin lengkap dan tidak menutup akses bagi nelayan.
"Hasilnya, proyek tersebut memiliki izin lengkap dan di lapangan pemrakarsa tidak menutup akses bagi nelayan," ujar Fajar, Kamis (11/9).
Sebelumnya, Sebuah tanggul beton di pesisir Cilincing, Jakarta Utara, mendadak menjadi sorotan publik. Video yang menampilkan keberadaan tanggul tersebut viral di media sosial dan menuai keluhan dari para nelayan.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @arie_ngetren, terdengar suara seseorang nelayan menyebut panjang tanggul beton itu mencapai 2-3 kilometer. Tanggul tersebut disebut menghalangi jalur nelayan saat hendak melaut.
"Jadi nelayan kesulitan mencari ikan. Dia harus memutar jauh dengan adanya tanggul beton ini," ucap seorang dalam video yang dikutip Rabu (10/9).

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
