
Gubernur Jakarta Pramono Anung meresmikan Halte Jaga Jakarta sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kota. (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemprov DKI terus berupaya mengatasi kemacetan lalu lintas di Kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Yang terbaru, Gubernur DKI Pramono Anung sudah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menerapkan pengaturan buka tutup pintu masuk keluar tol exit Tol Cipete-Pondok Labu pada jam sibuk.
Terkait upaya itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo menuturkan, setelah Gubernur DKI menyampaikan usulan untuk buka tutup pintu tol itu kepada Menteri PU Dody Hanggodo, sudah dilakukan pembahasan pada pekan lalu. ''Akan ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan. Jadi tentu kami dari Pemprov, bersama-sama dengan Kementerian PU dan juga BPJT (Badan Pengelolaan Jalan Tol) serta Operator Tol akan melakukan peninjauan lapangan,'' terang Syafrin.
Menurutnya, peninjauan bersama itu akan dilakukan dalam pekan ini. Setelah itu, mereka akan melakukan asesmen trafik di sana.
''Setelah itu, baru diputuskan bersama. Jadi, sebelum memutuskan itu pasti akan melalui uji coba,'' imbuhnya.
Menurut Syafrin, upaya mengatasi kemacetan horor TB Simatupang itu harus segera diputuskan. Sebab, proyek di sana itu baru bisa rampung pada Oktober mendatang. Artinya, jika tidak diambil tindakan, maka kemacetan horor di sana tidak akan tuntas.
''Karena memang kebutuhannya kan sampai dengan akhir Oktober untuk pelaksanaan pekerjaan, pemasangan IPAL di sana. Sehingga 1 November trafik baru bisa menggunakan lajur yang ada di sana itu,'' imbuhnya. Jadi, lanjutnya, penyesuaian exit tol itu hanya bakal berlangsung untuk sementara waktu.
Sebagai informasi, exit Tol Cipete-Pondok Labu sendiri merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Akses tersebut dinilai sebagai salah satu penyebab dari kemacetan di kawasan itu, khususnya pada jam sibuk sore hari. Dengan upaya buka tutup itu, pengendara mobil yang biasanya keluar di Cipete-Pondok Labu akan dialihkan menuju Gerbang Tol Lebak Bulus. Dari Lebak Bulus, pengendara yang hendak menuju kawasan Fatmawati bisa memutar di ujung Jalan RA Kartini.
''Kendaraan yang keluar tol sering langsung menyeberang ke arah Jalan Fatmawati sehingga memperparah pertemuan arus lalu lintas dari TB Simatupang,'' tambah Syafrin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
