
Warga Palmerah menutup akses jalan menuju Perempatan Slipi sebagai bentuk protes kepada aparat kepolisian, Kamis (28/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Kericuhan antara massa dengan aparat di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis (28/8) malam memicu kemarahan warga. Mereka pun menutup akses jalan menuju Perempatan Slipi sebagai bentuk protes.
Seorang warga mengungkapkan kemarahan warga dipicu tembakan gas air mata yang masuk ke lingkungan mereka.
Awalnya, petugas Brimob disebut tengah memukul mundur massa ke arah Pasar Palmerah. Namun saat kembali menuju kumpulan aparat di Perempatan Slipi, seorang anggota Brimob terlibat cekcok hingga dikerumuni massa.
Warga sekitar mencoba melerai agar petugas itu tidak menjadi korban amukan massa. Namun setelah berhasil dilepaskan, Brimob tersebut malah menembakkan gas air mata ke arah warga.
"Kita lepasin dia (Brimob) tapi pas udah dilepasin malah dia nembak gas air mata ke sini," ujar warga yang enggan menyebutkan namanya itu.
Hingga pukul 19.20 WIB, akses lalu lintas di Palmerah masih diblokade oleh warga. Mereka berjaga di setiap pintu masuk agar tidak ada massa maupun aparat yang masuk ke lingkungan tempat tinggal mereka.
"Kita warga di sini gamau jadi korban," katanya.
Situasi di Perempatan Slipi pun masih memanas. Dalam rekaman video yang beredar, tampak aparat menghajar massa yang diamankan di depan SPBU Palmerah arah ke Slipi.
Bentrokan sendiri sudah berlangsung sejak siang hari ketika massa, mayoritas remaja, menggeruduk kawasan DPR RI.
Kericuhan tak hanya pecah di Palmerah dan Slipi, tetapi juga meluas hingga Pejompongan, Jakarta Pusat. Aksi tersebut bahkan membuat perjalanan commuter line rute Palmerah–Tanah Abang terhenti. Selain itu, kericuhan juga terjadi di wilayah Patal Senayan, Jakarta Pusat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
