Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 16.02 WIB

Sudah Lewat Sebulan, Polisi Belum Tangkap Pelaku Pembacokan Linmas di Gambir Jakarta Pusat yang Bikin Tangannya Diamputasi

Mahmudin, 43, anggota Linmas RW 05 Gambir, Jakarta Pusat, menjadi korban pembacokan hingga tangannya harus diamputasi lantaran melerai tawuran. (Istimewa) - Image

Mahmudin, 43, anggota Linmas RW 05 Gambir, Jakarta Pusat, menjadi korban pembacokan hingga tangannya harus diamputasi lantaran melerai tawuran. (Istimewa)

JawaPos.com - Kasus pembacokan terhadap Mahmudin, 43, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) RW 05 Gambir, Jakarta Pusat, masih belum menemui titik terang.

Hingga kini, Polsek Metro Gambir belum berhasil menangkap pelaku yang menyerang korban saat melerai tawuran.

Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki Respati menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

"Dari awal kita sudah mintai keterangan dari saksi-saksi. Saat ini ada tiga pelajar yang tengah dimintai keterangan namun statusnya sebagai saksi," ujarnya.

Namun, ia menegaskan polisi tidak bisa terburu-buru menetapkan tersangka. Sebab, rekaman dalam kamera pengawas CCTV tidaklah jelas.

"Kita juga sudah lakukan pemeriksan dalam rekaman CCTV, namun muka yang ada di CCTV kurang jelas," tambahnya.

Respati mengungkap tawuran ini dipicu saling tantang di Instagram. Akun @Original016angke diduga menantang kelompok @Badhabits.kids dari Petojo Selatan.

Tantangan itu kemudian ditanggapi oleh kelompok Jembatan Lima yang datang menggunakan sekitar 25 sepeda motor.

Dalam penyelidikan awal, tiga remaja diperiksa sebagai saksi. Yakni, pelajar SMK berinisial FH, 17 dan dua pelajar SMK sekaligus admin @Badhabits.kids berinisial MAF, 17, dan MTAF, 17.

Kanitreskrim Polsek Metro Gambir, Kompol Dimmas Adhit Putranto, membenarkan pemeriksaan terhadap ketiganya.

"Motif dari kejadian ini adalah perselisihan antar kelompok remaja yang dipicu melalui media sosial. Mereka saling menantang, kemudian bertemu langsung dan terjadi bentrokan di tempat umum," jelas Dimmas.

Ia menambahkan media sosial kini banyak dimanfaatkan untuk provokasi. Pihaknya pun turut menelusuri jejak digital guna mengungkap kasus ini.
 
"Kami sedang menelusuri jejak digital dan mengumpulkan bukti lainnya, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. Akun-akun media sosial juga sedang dianalisis bersama tim IT," ucapnya.

Barang bukti yang sudah dikumpulkan antara lain rekaman CCTV, data komunikasi akun Instagram yang terlibat, serta keterangan saksi.

Linmas Jadi Korban Bacok Saat Leraikan Tawuran

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada 26 Juli 2025 sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan KH Hasyim Ashari, Petojo Utara, Gambir. Saat itu Mahmudin tengah berjaga di pos keamanan untuk mencegah warga ikut terlibat tawuran.

Namun, rombongan geng motor dengan lebih dari 20 kendaraan melintas. Mahmudin sempat mencoba menghalangi, tapi tiba-tiba salah satu pelaku menyerangnya dari belakang dengan senjata tajam.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore