
Calon pembeli memilih sepatu di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Minggu (27/10/2024). Kini, Pasar itu ludes terbakar, Senin (28/7/2025). (Dok. Jawa Pos/Fedrik Tarigan)
JawaPos.com - Pasar Taman Puring di Kebayoran Baru, Jakarta selatan kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran yang melanda kompleks perdagangan ini pada Senin (28/7) petang.
Kebakaran ini bukan kali pertama terjadi. Peristiwa ini langsung mengingatkan warga Jakarta pada kebakaran serupa yang pernah terjadi di tahun 2002.
Ketika itu, Pasar Puring di dekat taman juga dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah. Kawasan yang dulunya dikenal sebagai surganya barang bekas ini memang punya sejarah panjang dan menarik.
Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Taman Puring awalnya dibangun pada tahun 1983 sebagai salah satu taman kota dengan luas sekitar 13 ribu meter persegi.
Menurut laman resmi Dinas Kehutanan dan Pertamanan DKI Jakarta, sejak dulu, Taman Puring memang berdampingan dengan Pasar Puring, yang lebih populer disebut sebagai Pasar Taman Puring atau Tampur.
Kehadirannya jadi penyeimbang antara ruang hijau dan area komersial yang padat di tengah kota Jakarta.
Bagi para pencari barang-barang unik dan langka di Jakarta, kawasan ini adalah salah satu destinasi favorit. Dari onderdil kendaraan, sepatu orisinal, hingga barang antik, semua bisa ditemukan di sekitar Taman Puring.
Namun, tahun 2002 menjadi masa kelam ketika pasar di area ini dilalap api dan hampir seluruh bangunannya musnah. Pasca-kebakaran, Pasar Puring dibangun ulang dengan desain yang lebih modern.
Sebelum direvitalisasi, Taman Puring sempat kehilangan pamornya. Meski masih punya pepohonan tinggi dan rindang, fasilitas seperti area parkour, air mancur, dan taman bermain anak tidak lagi menarik minat pengunjung.
Wajah taman mulai terasa usang dan kurang terawat, membuatnya lebih sering dilewati ketimbang dijadikan tempat bersantai.
Semua berubah sejak Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengadakan revitalisasi besar-besaran pada September 2019.
Proyek ini menghadirkan tampilan baru Taman Puring yang lebih inklusif, ramah untuk segala usia, dan terintegrasi dengan lingkungan sekitar.
Kini, taman ini dilengkapi dengan jogging track, skate park, area parkour, serta fasilitas bermain yang membuatnya jadi tempat rekreasi yang lebih layak dan nyaman.
Dengan desain terbuka yang tetap mempertahankan kerindangan pepohonan, Taman Puring menjelma menjadi ruang publik yang tidak hanya indah tapi juga fungsional.
Sayangnya, insiden kebakaran malam ini kembali meninggalkan duka, seolah mengulang luka lama lebih dari dua dekade silam.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
