Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 05.01 WIB

Sejarah Pasar Taman Puring Jakarta Selatan yang Terbakar Senin Petang: Pasar Legendaris Favorit Pecinta Barang Unik, Pernah Terbakar di 2002

Calon pembeli memilih sepatu di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Minggu (27/10/2024). Kini, Pasar itu ludes terbakar, Senin (28/7/2025). (Dok. Jawa Pos/Fedrik Tarigan) - Image

Calon pembeli memilih sepatu di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Minggu (27/10/2024). Kini, Pasar itu ludes terbakar, Senin (28/7/2025). (Dok. Jawa Pos/Fedrik Tarigan)

JawaPos.com - Pasar Taman Puring di Kebayoran Baru, Jakarta selatan kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran yang melanda kompleks perdagangan ini pada Senin (28/7) petang.

Kebakaran ini bukan kali pertama terjadi. Peristiwa ini langsung mengingatkan warga Jakarta pada kebakaran serupa yang pernah terjadi di tahun 2002.

Ketika itu, Pasar Puring di dekat taman juga dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah. Kawasan yang dulunya dikenal sebagai surganya barang bekas ini memang punya sejarah panjang dan menarik.

Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Taman Puring awalnya dibangun pada tahun 1983 sebagai salah satu taman kota dengan luas sekitar 13 ribu meter persegi.

Menurut laman resmi Dinas Kehutanan dan Pertamanan DKI Jakarta, sejak dulu, Taman Puring memang berdampingan dengan Pasar Puring, yang lebih populer disebut sebagai Pasar Taman Puring atau Tampur.

Kehadirannya jadi penyeimbang antara ruang hijau dan area komersial yang padat di tengah kota Jakarta.

Bagi para pencari barang-barang unik dan langka di Jakarta, kawasan ini adalah salah satu destinasi favorit. Dari onderdil kendaraan, sepatu orisinal, hingga barang antik, semua bisa ditemukan di sekitar Taman Puring.

Namun, tahun 2002 menjadi masa kelam ketika pasar di area ini dilalap api dan hampir seluruh bangunannya musnah. Pasca-kebakaran, Pasar Puring dibangun ulang dengan desain yang lebih modern.

Sebelum direvitalisasi, Taman Puring sempat kehilangan pamornya. Meski masih punya pepohonan tinggi dan rindang, fasilitas seperti area parkour, air mancur, dan taman bermain anak tidak lagi menarik minat pengunjung.

Wajah taman mulai terasa usang dan kurang terawat, membuatnya lebih sering dilewati ketimbang dijadikan tempat bersantai.

Revitalisasi Besar-Besaran di September 2019

Semua berubah sejak Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengadakan revitalisasi besar-besaran pada September 2019.

Proyek ini menghadirkan tampilan baru Taman Puring yang lebih inklusif, ramah untuk segala usia, dan terintegrasi dengan lingkungan sekitar.

Kini, taman ini dilengkapi dengan jogging track, skate park, area parkour, serta fasilitas bermain yang membuatnya jadi tempat rekreasi yang lebih layak dan nyaman.

Dengan desain terbuka yang tetap mempertahankan kerindangan pepohonan, Taman Puring menjelma menjadi ruang publik yang tidak hanya indah tapi juga fungsional.

Sayangnya, insiden kebakaran malam ini kembali meninggalkan duka, seolah mengulang luka lama lebih dari dua dekade silam. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore