Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 22.30 WIB

BNN Bongkar Modus Bandar Narkoba di Kampung Boncos: Sepandai-pandainya Tupai Meloncat, Pasti Jatuh Juga

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Marthinus Hukom memberikan keterangan usai deklarasi anti narkoba di kawasan kampung boncos yang terletak di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakbar. - Image

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Marthinus Hukom memberikan keterangan usai deklarasi anti narkoba di kawasan kampung boncos yang terletak di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakbar.

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menggelar deklarasi anti narkoba di kawasan kampung boncos yang terletak di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/5).

Diketahui, Kampung Boncos selama ini dikenal rawan peredaran narkoba. Meski telah sering digerebek, lokasi itu tetap saja menjadi salah satu sarang peredaran narkotika di Jakarta Barat. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Marthinus Hukom mengungkap strategi memberantas jaringan narkoba di wilayah padat penduduk seperti Kampung Boncos.

“Sukses kita adalah bagaimana kita mengusir bandar dari kampung dan menangkap, bukan hanya mengusir dan menangkap maka kita sudah mulai mengidentifikasi siapa yang masuk ke sini dan rata-rata bukan orang sini,” ujar Komjen Marthinus di lokasi.

Menurutnya, peredaran narkoba di Kampung Boncos tidak hanya melibatkan warga setempat, tetapi juga oknum pendatang yang menyamar sebagai penghuni kos-kosan. Mereka diam-diam mempengaruhi warga dan membangun jaringan narkoba yang sulit dideteksi.

“Menurut pembicaraan saya dengan beberapa tokoh di sini, ini orang-orang yang datang ngekos di sini lalu kemudian dia mulai mempengaruhi orang lalu mereka sudah tergantung kepada bandar-bandar ini,” ungkapnya.

Untuk itu ia menekankan pentingnya pencegahan dengan memperkuat pengawasan terhadap orang-orang baru yang masuk ke wilayah tersebut. Ia menyebut BNN sudah memetakan jalur peredaran narkoba yang masuk ke kampung boncos.

“Kalau mereka pindah ke mana ya kita ikut kejar dan kita sudah tahu kok jalurnya dari mana, dari Sumatera masuk ke sini, kita sudah petakan,” kata Marthinus.

Meski para pelaku memiliki strategi kontra deteksi, BNN yakin bisa terus memburu para bandar. 

“Cuma ya begitu mereka main petak umpet karena mereka punya kekuatan untuk kontra deteksi, tapi percayalah sepandai-pandainya tupai meloncat pasti akan jatuh juga. Dan kita pasti, negara pasti harus lebih kuat dari mereka,” katanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore