Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2025 | 20.45 WIB

Intip Isi Menu Makan Bergizi Gratis Seharga Rp 10 ribu di Dapur MBG Palmerah Jakarta, Isinya Dua Potong Tahu Goreng, Ayam Potongan Kecil hingga Jeruk

 

Siswa-siswi SMPN 61 Jakarta Barat menyantap makan bergizi gratis (MBG), Senin (6/1). (Ryandi)

 
JawaPos.com - Pemerintah Pusat telah menetapkan program makan bergizi gratis (MBG) dengan nominal Rp 10 ribu per porsi. Dengan nominal Rp 10 ribu per porsi, seperti apa makanan bergizi yang bisa disajikan bagi pelajar?
 
Pantauan JawaPos.com, pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG Palmerah, Jakarta Barat, telah bekerja sejak subuh menyiapkan berbagai menu yang akan dibagikan.
 
Adapun menu yang disajikan di hari pertama ini ialah dua potong tahu tepung goreng, ayam dengan potongan kecil, nasi, tumis kacang panjang dan jeruk.
 
 
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG Palmerah, Jakarta Barat Yudha Permana memastikan seluruh sajian yang diberikan sudah sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG) di tiap tingkatan. Menu yang disajikan telah di uji coba selama dua bulan ke belakang.  
 
"Jadi dengan budget seperti itu sudah kami coba kurang lebih dua bulan dan itu sesuai dengan angka kebutuhan gizi dari tiap kategori. Untuk gizi per sajian dari TK, SD kelas 1 sampai SD kelas 3 di angka 380-400 kalori, SD kelas 4 sampai kelas 6  dan SMP itu diangka 550 kalori," ujar Yudha di SMPN 61 Jakarta Barat, Senin (6/1).
 
Setiap hari, SPPG Palmerah akan mendistribusikan makan bergizi gratis sebanyak 2.987 porsi ke 11 sekolah di Palmerah, Jakarta Barat. Pendistribusian dilalukan dalam dua gelombang yakni untuk sesi pagi bagi siswa SD dan siang untuk SMP dan SMA. 
 
Yudha mengakui, anggaran Rp 10 ribu untuk program MBG memang menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengakalinya, pihaknya menggandeng supplier dari lokal untuk mendapatkan harga bahan baku yang relatif murah. 
 
"Oke hal ini menjadi sebuah tantangan kita sama-sama terlebih kami di Jakarta Tetapi proses yang kami lakukan adalah kami menggunakan sumber daya dari lokal dan disitu adalah kita memanfaatkan UMKM lokal juga. Jadi kita bisa dapatkan harga yang relatif terjangkau begitu," katanya. 
 
Yudha mengungkapkan, total ada 50 orang yang bertugas di dapur makan bergizi gratis wilayah Palmerah ini. Mereka bekerja dua shift setiap harinya. 
 
"Kita disini total ada 50 pekerja. Yang pertama adalah saya selaku kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi. Kemudian ada ahli gizi, ada juga akuntan, asisten lapangan. Kemudian kita masuk ke tim yang masak persiapan 7 orang, ada tim masak 9 orang, pemorsian 9 orang, driver 4 orang. Tim cuci alat 16 orang, CS 1 orang," paparnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore