
Plt Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti berbagi rice box di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (1/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Koja, Jakarta Utara, dikagetkan dengan sebuah insiden keracunan dialami 35 warga usai menyantap nasi kotak alias rice box yang disumbangkan partai politik.
Atas kejadian itu, Lidya, sang pemilik warung yang menyediakan makanan meminta maaf. Dia tidak sengaja atas kejadian itu. Menurutnya itu adalah humam eror dalam penyediaan makanan siap saji yang dijual. Dia mengaku selama ini sudah menjaga agar makanan yang dijual aman dikonsumsi.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini murni kesalahan saya,” kata Lidya di Jakarta, Senin (25/10).
Adapun 35 warga Koja yang mengalami keracunan itu sebelumnya menerima makanan rice box berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kejadian langsung ditindaklanjuti oleh pihak RSUD Koja, Jakarta Utara.
Bersadar informasi dari Ketua RW 006 Koja Suratman terdapat 35 warga yang keracunan. "Setelah ditengani pihak RSUD, sebagian sudah ada yang diperbolehkan pulang," kata Suratman.
Sementara itu, Lidya merupakan salah satu UMKM yang digandeng PSI untuk program berbagi rice box. Dia bekerja sama sejak Agustus lalu. Dia mengaku sangat tertolong sekali atas kerja sama tersebut. Sebab, sepanjang pandemi covid-19 omzetnya merosot. Ketika PSI menggandengnya, Lidya merasa tertolong. "Saya sudah menyediakan lebih 1.000 kotak nasi untuk Rice Box ini," ujar Lidya.
Selain Lidya, pihak PSI pun meminta maaf atas insiden keracunan tersebut. Ketua DPD PSI Jakarta Utara Darma Utama mengatakan, atas kejadian itu pihak pun bertanggung jawab. Selain memberikan pengobatan juga santunan untuk para korban. "Selama ini sama sekali tidak ada masalah. Kejadian seperti di Kampung Beting itu adalah yang pertama kali,” kata Darma Utama.
Darma Utama menyebut, pembagian makanan siap saji itu adalah bagian dari program Rice Box PSI yang sudah digelar sejak April 2021. Program Rice Box PSI melibatkan warung-warung makanan dan UMKM kuliner sebagai pemasok.
“Kami sebelumnya melakukan survei dulu ke mereka untuk memastikan standar kesehatan. Semua disurvei tanpa kecuali,” kata Darma.
“Kami telah melakukan penyelidikan internal supaya kasus seperti ini tidak terulang. Kami tetap berpikir positif bahwa ini murni kelalaian semata tanpa unsur kesengajaan. Kami menunggu proses penyelidikan berlangsung.”

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
