Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Oktober 2023 | 16.40 WIB

Polisi Mengungkapkan Tak Ada Jejak Orang Lain di TKP Ayah-Anak Tewas di Koja

Warga heran karena istri Hamka, ayah dan anak di Koja yang ditemukan membusuk sama sekali tidak menunjukkan kesedihan dan makan pun lahap (Antara). - Image

Warga heran karena istri Hamka, ayah dan anak di Koja yang ditemukan membusuk sama sekali tidak menunjukkan kesedihan dan makan pun lahap (Antara).

JawaPos.com - Menghebohkan publik lantaran ada seorang ayah dan anak balita yang tewas bahkan telah membusuk di Koja, Jakrta Utara.

Polisi pun terus melakukan penyelidikan, bahkan istri serta anak pertama yang ditemukan dalam satu rumah pun nampak seperti biasa saja, bahkan terkesan linglung saat ditanya warga.

Kini polisi mengungkap tidak ada jejak orang lain masuk ke dalam rumah tempat pria berinisial HR (50) dan balitanya yang berusia dua tahun ditemukan tewas di Koja, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan kecil kemungkinan adanya orang luar yang masuk ke rumah.

Pasalnya, kondisi pintu rumah tersebut tertutup.

"Jadi kalau kita lihat TKP ada empat orang. Kecil kemungkinan jejak orang asing masuk karena kondisi pintu yang tertutup, tidak ada jejak secara scientific," jelas Gidion Arif kepada wartawan, Senin (30/10/2023).

Meskipun begitu, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan akan terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mengenai tewasnya ayah dan anak tersebut.

Selain itu, dia juga mengaku masih menunggu istri korban bisa memberikan keterangan sebagai satu-satunya saksi kunci.

"Tetapi kita pastikan lagi karena satu-satunya saksi yang sangat kita harapkan mumpuni adalah istri," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati saat ini tengah melakukan autopsi jenazah bapak dan anak balita, yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah kawasan Koja, Jakarta Utara.

"Sudah sampai dan sedang diautopsi dengan kondisi makros yang sudah busuk," ujar Kepala RS Polri Kramatjati, Brigjen Pol Hariyanto yang dikutip pada Senin (30/10/2023).

Menurut Hariyanto, kedua jenazah saat ini sedang dalam pemeriksaan sampel jaringan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Dia memperkirakan keduanya sudah meninggal selama satu pekan.

"Masih dilakukan pemeriksaan mikroskopik (histopatologi) dan toksikologi. Kondisi sama-sama busuk. Sudah semingguan meninggal," ucapnya.

Selain dua jenazah tersebut, Hariyanto mengungkapkan pihaknya juga masih melakukan perawatan terhadap istri korban. Dia menyebut kondisinya saat ini masih lemah.

"Yang ibunya masih perawatan karena kondisi lemah," tukasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore