Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2023 | 13.19 WIB

Cari Konsultan Evaluasi Jalur Sepeda, Dishub DKI Lakukan Lelang

Sejumlah pemotor terobos jalur sepeda yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Selasa (15/11/2022). Jalur sepeda di Jakarta banyak jadi alih fungsi sebagaimana mestinya. jalur sepeda di Ibu Kota DKI Jakarta justru dipakai untuk tempat parkir dan tem - Image

Sejumlah pemotor terobos jalur sepeda yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Selasa (15/11/2022). Jalur sepeda di Jakarta banyak jadi alih fungsi sebagaimana mestinya. jalur sepeda di Ibu Kota DKI Jakarta justru dipakai untuk tempat parkir dan tem

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah melakukan proses lelang jasa konsultan untuk program evaluasi jalur sepeda yang dianggarkan dalam APBD 2023, dikutip dari ANTARA.

"Anggaran yang baru kami sekarang sudah masuk dalam proses lelang jasa konsultannya," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (24/1) kemarin.

Pemilihan pemenang lelang itu, kata Syafrin akan ditentukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Setelah itu, proses evaluasi jalur sepeda akan dilakukan secara komprehensif, termasuk mengenai pembatas jalur sepeda yang selalu menuai polemik.

"Kita harapkan jika sekarang diproses lelang, paling tidak dua bulan, Februari atau Maret (sudah terpilih pemenang lelangnya)," katanya.

Di bulan April, Syafrin mengatakan bahwa kemungkinan kontrak sudah dapat dijalin dengan pemenang lelang. "Sehingga mulai dilakukan evaluasi oleh konsultan pemenangnya. Semuanya akan dievaluasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tidak akan membangun lagi jalur sepeda untuk tahun 2023. Hal itu dikarenakan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 Komisi B DPRD DKI, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta hanya mengusulkan anggaran evaluasi dan optimalisasi jalur sepeda yang sudah ada saat ini.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik Zulkifli menyatakan bahwa dalam rapat terakhir pada Rabu (16/11) malam, pihaknya merevisi anggaran untuk jalur sepeda menjadi Rp 7,5 miliar dari yang sebelumnya diajukan oleh Dishub dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPPAS) Rp 38 miliar.

"Rp 7,5 M itu terdiri dari anggaran 2 M untuk mengevaluasi jalur sepeda yang sudah ada. Kemudian sosialisasi hasil evaluasi itu Rp 500 juta yang dibagi untuk masing-masing kota madya Rp 100 juta. Kemudian 5 M lagi untuk optimalisasi, tindak lanjut dari hasil evaluasi ke seluruh Jakarta," jelas Taufik saat dihubungi wartawan, Kamis (17/11).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, anggaran Rp 5 miliar untuk optimalisasi tersebut adalah untuk menindaklanjuti hasil evaluasi jalur sepeda yang sudah ada. "Jalur-jalur yang berbahaya dipindahkan rutenya atau diberi pengaman yang sesuai," ucapnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore