
Photo
JawaPos.com - Viral sebuah aksi paduan suara yang dilakukan oleh Jakarta Youth Choir (JYC) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Dalam video itu, JYC terlihat melantunkan Asmaul Husna di dalam masjid. Namun, kegiatan ini menuai polemik. Sebab, Asmaul Husna dilantunkan dengan nada mirip koor di gereja.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Zen mengatakan, konten tersebut adalah inisiatif dari JYC. Dalam pembuatannya, JYC berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (JXB).
"Konten tersebut rencananya ditayangkan pada momen lebaran untuk memeriahkan Idul Fitri secara virtual. Ada 2 video yang dibuat, yang pertama melantunkan Asmaul Husna dan kedua menyanyikan lagu Lebaran karya Ismail Marzuki," ujar Zen dalam keterangan tertulis, Selasa (18/5).
Zen menyampaikan, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria telah menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa ini. Dia memastikan tidak ada niatan untuk melakukan penghinaan maupun penistaan terhadap agama islam.
"Tidak ada maksud lain dari adik-adik JYC dalam pembuatan video tersebut, selain untuk menyemarakkan suasana lebaran dan semangat Jakarta sebagai kota kolaborasi. Pak Wagub menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya dan berterima kasih atas masukan dan saran yang diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini pelajaran berharga bagi kami, agar ke depannya lebih berhati-hati lagi," imbuh Zen.
Lebih lanjut, Zen menuturkan, saat pengambilan gambar di area masjid Istiqlal, tidak ada suara yang dikeluarkan oleh para penyanyi JYC. Sebab, nyanyian tersebut telah direkam sebelumnya di studio.
Namun, pada pelaksanaannya JYC melakukan improvisasi dan inisiatif yang kurang didasari pengetahuan. Ditemukan pula kurangnya pengawasan, sehingga melakukan pengambilan gambar di dalam masjid.
"JYC mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal ini, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat Islam. Karena itu, JYC meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh umat Islam, pengurus Masjid Istiqlal, juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," pungkas Zen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
