
Photo
JawaPos.com - Sebanyak 29 pasangan calon suami istri. Mereka kena tipu penyelenggara jasa pesta pernikahan atau wedding organizer (WO) Pandamanda. WO ini menawarkan tarif untuk biaya nikah hanya Rp 50 juta sampai Rp 70 juta. Akibat perbuatan mereka, masyarakat mengalami kerugian total mencapai Rp1,5 miliar.
Seperti diberitakan Radar Depok (Jawa Pos Group), polisi bergerak cepat. Pemilik WO, Anwar Said ditangkap. Statusnya sudah menjadi tersangka. Ia ditangkap di kantornya, sekitar Kecamatan Pancoranmas, Selasa (4/2).
Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Firdaus mengatakan, awal mula terbongkarnya kasus ini, saat salah seorang korban membuat laporan polisi, Minggu (2/2). “Kami terima laporan. Kena tipu WO. Saat acara catering tidak tersedia,” ungkapnya, Kamis (6/2).
Berkembang, kata Firdaus, diketahui korbannya banyak. Lebih dari satu pasang. Korban mengalami kerugian uang bervariasi. Kisaran Rp 50 juta sampai Rp 70 juta. “Ada korban yang belum sampai pada hari pernikahan. Mereka melapor karena belum ada kejelasan sampai dengan menjelang hari H,” terangnya seperti dikutip dari radardepok.com.
Sejumlah korban tertarik dengan WO tersebut karena harganya yang murah. Ditawarkan pula mendapat sepasang cincin seberat 10 gram. Pelaku melancarkan aksi tipu-tipunya di media sosial. “Kasusnya masih kembangkan lagi. Siapa tahu ada korban lainnya,” tandas Daus, sapaannya.
Salah seorang korban, Isnaini mengaku sangat dirugikan oleh pelaku. Bukan uang. Rugi yang paling besar adalah rasa malu di depan keluarga besar dan tamu yang datang. Dia pada Minggu (2/2), dengan menyebar sekitar 400 undangan, di sekitar Kalibata, Jakarta Selatan. Ia pesan makanan sampai 1600 paks. Keanehan muncul dari menjelang persiapan pesta pernikahan. “Dari pukul 14.00 WIB, pihak gedung sudah menanyakan soal dekorasi. Termasuk soal catering,” bebernya.
Ia mulai pusing manakala sampai pukul 16:00 WIB, tidak ada juga yang datang. Padahal acaranya mulai pukul 19:00 WIB. Beruntung, pesta pernikahan masih bisa berjalan meski pada akhirnya tak sedikitpun makanan maupun minuman yang tersaji.
“Dekorasi dibantu pengelola gedung. Janurnya itu bekas orang yang duluan nikah. Kami tidak pakai dekor. Untungnya juga pas akadnya itu kita dibantu sama pengelola masjid, kita koordinasi dengan pengelola gedung buat handel akad,” terangnya perempuan 25 tahun ini dengan air mata meleleh.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
