Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2020 | 06.10 WIB

Pemprov DKI Lanjutkan Penataan Waduk Sunter pada 2021

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) dan Kepala Dinas SDA Juaini Yusuf (kiri) saat meninjau Waduk Sunter yang akan kembali ditata pada 2021. Humas Pemprov DKI Jakarta/Antara - Image

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) dan Kepala Dinas SDA Juaini Yusuf (kiri) saat meninjau Waduk Sunter yang akan kembali ditata pada 2021. Humas Pemprov DKI Jakarta/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan proyek penataan Waduk Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada awal 2021.

”Itu sejatinya dilakukan pada pertengahan 2020, namun akibat adanya pemfokusan kembali anggaran untuk penanganan wabah Covid-19, jadi tertunda dan akan dilanjutkan kembali mulai awal tahun depan,” kata Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria seperti dilansir dari Antara di Balai Kota Jakarta pada Senin (20/7).

Menurut dia, sejauh ini efektivitas Waduk Sunter berjalan baik. Di sana sudah ada tribun sehingga akan diefektifkan. ”Saya sudah mengecek kondisinya langsung di lapangan,” ucap Ahmad Riza Patria.

Dalam proyek itu, Ariza memastikan, wahana jet ski yang selama ini ada di Waduk Sunter tetap dipertahankan. Hal itu berdasar koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Proyek tersebut, selain untuk menampung air saat hujan deras, area di sekitar waduk akan dibangun tempat sarana publik seperti lintasan lari, lokasi binaan pedagang, kolam pemancingan, taman, dan sebagainya.

Wagub mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan untuk mencari sumber-sumber pembiayaan lain, salah satunya melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurut dia, penataan Waduk Sunter merupakan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta untuk diberdayakan selain untuk menahan bencana banjir, juga untuk kegiatan olahraga dan sosial, ekonomi, dan budaya bagi masyarakat Jakarta. Apalagi stigma yang selama ini diterima Pemprov DKI Jakarta adalah Waduk Sunter kerap dijadikan tempat remang-remang muda-mudi.

”Sebagaimana program RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan arahan Pak Gubernur, bahwa di situ akan dijadikan jalur pedesterian, tempat rekreasi, penataan UMKM, dan tidak boleh lagi menjadi tempat remang-remang,” ujar Ahmad Riza Patria.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf menambahkan, sebetulnya penataan Waduk Sunter sudah dilakukan sejak 2019. Namun, belum dilakukan secara menyeluruh. Dari total luas 2.400 meter persegi, pihaknya baru menata Waduk Sunter seluas 1.400 meter persegi dengan alokasi dana Rp 40 miliar.

Untuk penataan waduk seluas 1.000 meter persegi lagi dengan nilai Rp 30 miliar, rencananya akan dilakukan pada 2020. Namun karena adanya pemfokusan kembali anggaran untuk Covid-19, pengerjaan memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terpaksa tertunda.

”Tapi alhamdulillah setelah kemarin (Ahad, 19/7) hasil kunjungan Pak Wagub ke Waduk Sunter, rencananya proyek dilanjutkan memakai anggaran CSR,” kata Juani.

Selama ini, kata dia, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang bertumpuk di sana cenderung menimbulkan kesan kumuh di Waduk Sunter. ”Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk merelokasi pedagang (PKL) di lokasi tersebut. Nanti, kalau sudah dibuatkan warungnya kami akan kembalikan ke lokasi semula,” ucap Juani.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=9B0ZXbeO4Pc

 

https://www.youtube.com/watch?v=s7EHdbHkwKA

 

https://www.youtube.com/watch?v=mGzKb-GqnLc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore