
Photo
JawaPos.com - Beredar di media sosial video viral yang menunjukkan anak-anak sedang duduk di atas bus Transjabodetabek rute Tanah Abang-Bekasi. Mereka nyaris terjepit ketika bus memasuki terowongan Tanah Abang, Jakarta Pusat saat malam takbiran pada Selasa malam, 4 Juni 2019.
Oki yang diketahui sebagai sopir Bus Mayasari Bakti TransJabodetabek, akhinya diganjar sanksi dan denda
sebesar Rp 1,2 juta. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Oki saat itu sedang dibajak oleh sekitar 50 orang.
"Hasil pemeriksaan ternyata sopir bus dibajak di blok G. Jadi itu puluhan remaja tanggung maksa, bahkan ngancam ke awak bus pada waktu dilarang," kata Manager Operasional PT Mayasari Bakti, Daryono saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (7/6).
Daryono menuturkan, pengakuan itu diketahui setelah Oki memberikan keterangan kepada Kepala Depo Mayasari Bakti. Dia menyebut, dirinya akan menanyakan kembali kepada Kepala Depo apakah sanksi yang diberikan kepada Oki bisa dicabut atau tidak.
"Nanti saya tanyakan ke pihak Depo apa dicabut atau tidak sanksinya. Sebab posisi sopir dibawah tekanan. Dia takut juga kalau busnya di rusak," ucap Daryono.
Oleh karena itu, Daryono menyebut masyarakat dapat diberi edukasi cara menaiki transportasi yang baik. Sehingga hal serupa tidak terulang lagi. "Itu kan mereka bukan penumpang, mereka membajak sopir untuk mengantar jalan-jalan saat malam takbiran," tegas Daryono.
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan, seluruh penumpang Transjakarta harus berada di dalam bus baik itu dalam keadaan duduk maupun berdiri. Sebab naik di atap bus dapat diberikan sanksi tegas.
"Dilarang naik atau duduk di atas bus," ucap Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono.
Agung menuturkan, ketentuan tersebut harus dipatuhi oleh semua pemangku kepentingan. Termasuk operator bus yang menjadi mitra Transjakarta.
"Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tegas Agung.
Agung juga memastikan bahwa bus Transjakarta menolak mengangkut anak-anak di atap bus. Aspek keselamatan menjadi prioritas perusahaan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Jadi kenyamanan dan keterjangkauan di utamakan," jelas Agung.
Sebelumnya, di media sosial beredar video sejumlah remaja terjepit di terowongan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bus tampak berhenti di tengah terowongan. Kemudian sejumlah remaja yang berada di atap bus itu mencoba turun dari atap bus. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
