Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2020 | 16.09 WIB

Banjir di Seluruh Jakarta Dinyatakan Sudah Surut

Warga membersihkan jalanan pascabanjir yang melanda kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Banjir yang melanda permukiman warga di kawasan tersebut telah surut sehingga warga mulai membersihkan rumah dan pekarangan dari endapan lumpur yang tersi - Image

Warga membersihkan jalanan pascabanjir yang melanda kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Banjir yang melanda permukiman warga di kawasan tersebut telah surut sehingga warga mulai membersihkan rumah dan pekarangan dari endapan lumpur yang tersi

JawaPos.com - Sepekan berlalu, wilayah DKI Jakarta dipastikan sudah tidak ada lagi yang terendam banjir. Dari 5 kota administrasi, seluruh genangan dipastikan sudah surut, hanya menyisakan lumpur-lumpur bekas banjir yang masih mengotori rumah warga.

"Sudah tidak ada banjir tapi masih ada pengungsi karena rumahnya masih dibersihkan," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Ridwan kepada wartawan, Rabu (8/1).

Kondisi ini didapat berdasarkan pantauan BPBD DKI Jakarta per hari ini pukul 06.00 WIB. Semanan, Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terakhir surut pagi tadi. Kondisi ini tentu menjadi catatan khsusus karena membutuhkan waktu 1 pekan untuk menghilangkan genangan air di wilayah tersebut.

Ridwan mengatakan, saat ini warga yang masih mengungsi diakibatkan kondisi rumahnya yang belum seutuhnya bersih. Oleh karena itu mereka berada di pengungsian hanya sebatas untuk istirahat. Sedangkan pada siang hari mereka kembali ke rumahnya untuk membersihkan sisa-sisa banjir.

BPBD DKI Jakarta mencatat saat ini masih ada 4 lokasi pengungsian. Yakni 3 lokasi di Jakarta Barat, serta 1 lokasi di Jakarta Timur. Diharapkan para pengungsi ini bisa segera kembali ke rumahnya masing-masing setelah sisa banjir bisa dibersihkan. "Total pemgungsi yang masih bertahan 666 jiwa. 602 jiwa di Jakarta Barat, dan 64 jiwa di Jakarta Timur," tambah Ridwan.

Diketahui, hujan deras melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak 31 Desember 2019 sore. Hujan baru reda pada 1 Januari 2020 pagi hari. Akibat curah hujan tinggi, luapan air pun tak terhindarkan, sehingga mengakibatkan banjir dengan ketinggian bervariasi. Total 67 orang di seluruh Jabodetak dinyatakan tewas akibat peristiwa ini.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore