Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Januari 2023 | 19.28 WIB

Sudin Sosial Pastikan Bantu Rehabilitasi Ibu Eny Pemilik Rumah Mewah

Rumah mewah yang sudah 30 tahun tak terurus tapi masih ditinggali oleh seorang perempuan dengan nama Eny Sukaesih. Diduga bahwa Eny adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (Dok Damkar) - Image

Rumah mewah yang sudah 30 tahun tak terurus tapi masih ditinggali oleh seorang perempuan dengan nama Eny Sukaesih. Diduga bahwa Eny adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (Dok Damkar)

JawaPos.com - Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur menyerahkan keputusan Eny, orang diduga ODGJ untuk dirujuk ke panti atau pulang ke rumah kepada anaknya, Tiko. Terlepas dari hal itu, Sudin Sosial memastikan bahwa pihaknya akan membantu memfasilitasi rehabilitasi pasien.

"Paling tidak gini, kalau anaknya (Tiko) akan merawat sendiri, nanti akan kita rawat jalan ke rumah sakit, nanti kita bantu untuk mobilitasnya begitu," ujar Kepala Sudin Sosial Purwono saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (5/1).

Purwono mengaku bahwa sejauh ini pihaknya memang sudah berkomunikasi dengan Tiko, namun belum membicarakan langkah lebih lanjut untuk perawatan Eny. Hanya baru sekadar memberi penguatan.

"Sementara ini anaknya kan sudah kita hubungi, intinya kita penguatan kepada dia untuk tabah menghadapi ini dan selalu memantau keadaan ibunya," jelasnya.

Sementara itu, Eny saat ini diketahui telah dibawa pihak Sudin Sosial Jakarta Timur ke Rumah Sakit Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan.

"Ya mudah-mudahan, saya belum nengok, karena ini masih dalam perawatan rumah sakit. Ya mudah-mudahan ada perkembangan baik lah begitu," kata Purwono.

Ia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit terkait kejiwaan Eny. Hasil pemeriksaan tersebut akan jadi rujukan untuk langkah selanjutnya apakah akan dirujuk untuk dirawat di panti khusus atau kembali ke rumah.

Namun begitu, Purwono mengatakan menyatakan bahwa keputusan tersebut akan dipertimbangkan baik dengan anak Eny yang merawatnya selama ini, yaitu Tiko.

"Nanti apabila anaknya si Tiko itu katakanlah tidak sanggup atau keberatan merawat ibunya, tentu kami dari dinas sosial akan menitipkan ibunya ke panti, dirawat di panti terlebih dahulu," terangnya.

Jika pun sebaliknya bahwa Tiko merasa masih ingin merawat ibunya di rumah seperti yang selama ini dilakukan, jika berdasarkan rekomendasi dari rumah sakit hal itu dapat dilakukan, Purwono mengatakan akan mempersilakan.

"Sementara sekarang pokoknya masih di RS, selanjutnya apakah akan dirawat sama anaknya atau di panti nanti kita tunggu perkembangan selanjutnya dari anaknya, ya," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore