
Kondisi rumah pasca ledakan gas elpiji di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (7/1). (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, digemparkan oleh suara dentuman keras pada Selasa (7/1) pagi.
Sebuah rumah berlantai dua hancur seketika akibat ledakan hebat yang dipicu oleh kebocoran gas elpiji 12 kg.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB ini menyisakan kerusakan parah. Puing-puing bangunan tampak berserakan hingga ke badan jalan, sementara bagian depan rumah hancur tak bersisa.
Ketua RT 14 RW 07 Wenny Trisuarni menuturkan, saat kejadian warga mengira suara tersebut berasal dari bunyi petir.
"Jadi kronologi awalnya itu di jam 5.30 terdengar suara ledakan. Jadi warga sekitar kira itu adalah bunyi petir. Ternyata ledakan dari sini," ujar Wenny di lokasi, Rabu (7/1).
Dahsyatnya ledakan tersebut bahkan membuat seorang penghuni rumah, Venny Hermawati, 41, terlempar keluar dari dalam bangunan.
"Dari saksi pertama yang lihat itu ada korban yang terlempar keluar dengan kondisi seluruh badan kena luka ledakan, dan bau gas," katanya.
Venny, yang merupakan seorang ibu rumah tangga, dilaporkan mengalami luka bakar sangat serius. Pihak keluarga menyebut luka bakar yang diderita mencapai hampir seluruh tubuh.
"Kalau kondisi terakhir dari keluarga sih bilang katanya sekitar 80 persen. Itu kondisinya karena bajunya itu udah sampai robek-robek," jelas Wenny.
Setelah kejadian, warga bergerak cepat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Royal Trauma menggunakan mobil pribadi untuk mendapatkan penanganan medis darurat. "Dibawa ke rumah sakit Royal Trauma. Itu dibawa sama warga pake mobil," tambahnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tabung gas 12 kg tersebut tidak meledak secara fisik. Ledakan terjadi karena akumulasi gas yang memenuhi ruangan rumah yang tertutup rapat sejak malam hari.
"Sebenernya sih tabungnya itu enggak meledak ya. Gasnya itu 12 kilo. Dari damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat banget. Gas itu udah semaleman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi," tutur Wenny.
Diduga, ledakan terpicu saat korban mulai melakukan aktivitas dapur di pagi hari. "Namanya ibu-ibu ya, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah," imbuhnya.
Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya yang meninjau lokasi mengonfirmasi bahwa dampak ledakan tidak hanya merusak rumah korban, tetapi juga bangunan di sekitarnya.
"Pagi ini kita dari kecamatan, kelurahan, bersama unsur sektoral dan rekan-rekan damkar meninjau, di mana sekitar pukul 5.30 WIB kita mendapatkan kabar musibah dari warga RW 7 ini, rumahnya terdapat ledakan gas akibat kebocoran," kata Raditian.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
