
Resmikan: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan lokasi usaha UMKM binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi di Rest Area KM 6B Tol Jakarta–Cikampek. (Pemkot Bekasi)
JawaPos.com - Kota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi terus membuka ruang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui peresmian lokasi usaha UMKM binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi di Rest Area KM 6B Tol Jakarta - Cikampek.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan pemasaran produk lokal ke kawasan dengan arus kendaraan tinggi. Keberadaan UMKM di rest area ini diharapkan mampu memperkenalkan produk unggulan Bekasi kepada masyarakat lintas daerah.
Di lokasi tersebut, disiapkan tujuh tenant utama yang menampilkan ragam produk khas UMKM Kota Bekasi. Sebanyak 45 pelaku UMKM akan mengisi tenant secara bergiliran, sehingga kesempatan promosi dan penjualan dapat dirasakan lebih merata oleh pelaku usaha binaan.
Tri Adhianto menegaskan, penguatan UMKM harus dilakukan secara konsisten dan tidak bersifat sementara. Menurutnya, kemandirian pelaku usaha menjadi tujuan utama, sehingga UMKM tidak terus bergantung pada dukungan anggaran pemerintah.
“Ini adalah proses berkelanjutan. UMKM harus kita dorong agar mandiri dan tidak terus bergantung pada APBD. Dekranasda juga harus menjadi motor penggerak yang kuat dan kreatif,” ujar Tri Adhianto.
Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan UMKM lokal, salah satunya dengan membiasakan diri membeli dan menggunakan produk buatan pelaku usaha daerah.
“Kita pertahankan UMKM ini dengan cara sederhana, yaitu menjadi konsumennya. Saat momen seperti hampers Lebaran, saya pribadi juga menggunakan produk UMKM. Kalau bukan kita yang memajukan, siapa lagi?” tambahnya.
Selain dukungan akses pasar, Wali Kota Bekasi turut mengapresiasi kontribusi berbagai pihak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuk dukungan datang dari BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan bantuan berupa gerobak usaha kepada pelaku UMKM.
Menurut Tri, bantuan berbasis CSR tersebut memiliki dampak jangka panjang karena secara langsung mendukung aktivitas usaha pelaku UMKM sekaligus meningkatkan nilai tambah produk melalui identitas kolaborasi yang tersemat pada sarana usaha yang digunakan.(bry)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
