
Wali Kota Depok Supian Suri membuka orkshop bertajuk Membangun UMKM Cerdas di kantor Balaikota Depok. (dok. Pemkot Depok)
JawaPos.com – Pemerintah Kota Depok memperkuat dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital. Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi dan literasi teknologi bagi para pelaku usaha lokal sebagai kunci untuk bertahan dan tumbuh di tengah perubahan zaman yang serba cepat.
Hal itu disampaikan Supian saat membuka workshop bertajuk Membangun UMKM Cerdas: Optimalisasi AI, SEO, dan Digital Marketing di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok bersama gemuk.id, PANDI, dan s.id, serta dihadiri Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala.
“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Depok bersama para pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk belajar tentang pemasaran berbasis AI dan digital. Mudah-mudahan ini menjadi langkah nyata agar UMKM Kota Depok bisa melesat menjawab tantangan dan harapan masyarakat,” ujar Supian.
Supian menilai, peran UMKM sangat vital dalam menopang perekonomian daerah, terutama saat menghadapi krisis seperti pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Dia menekankan semangat dan daya tahan pelaku UMKM menjadi kekuatan utama ekonomi lokal.
“Kita sama-sama tahu, pada masa pandemi saat banyak sektor tidak bergerak, yang mampu bertahan justru adalah pelaku UMKM. Ini menjadi modal utama kita untuk memperkuat ekonomi lokal,” jelasnya.
Dengan jumlah penduduk yang kini mencapai lebih dari dua juta jiwa, Wali Kota melihat potensi pasar lokal Depok sudah sangat besar untuk menopang pertumbuhan UMKM tanpa harus bergantung pada wilayah lain.
“Kalau UMKM kita bisa menghasilkan produk yang diterima masyarakat, itu sudah sangat cukup. Pasar Depok sendiri sudah besar,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan pentingnya kecepatan dalam beradaptasi dengan perubahan, mengutip pesan dari Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala.
“Bukan yang kuat yang akan bertahan, tapi yang cepat belajar dan cepat beradaptasi terhadap perkembangan,” tambahnya.
Supian berharap pelaku UMKM di Kota Depok dapat semakin melek teknologi, memahami strategi pemasaran digital, dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kami berharap pelaku UMKM dapat semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkan potensi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing,” tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
