Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Viral di media sosial rekaman suara diduga Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono pada saat berbicara melalui sambungan telepon dengan perwakilan pengusaha tambang. Dia mengaku akan membela mereka supaya tidak terlalu dirugikan dengan munculnya Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tertanggal 19 September 2025.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram Bro Ron, Bambang Tirtoyuliono meminta pengusaha tambang untuk bersabar dalam dua hingga tiga hari. Menurut dia, SE Gubernur Dedi Mulyadi yang salah satu isinya menegaskan ditegakkannya Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 56 Tahun 2023 hanya akan berlaku tidak lebih dari satu minggu.
Tak hanya itu, Bambang Tirtoyuliono juga mengaku akan fasilitasi dan membantu apa yang diinginkan oleh para pengusaha tambang. Dia meminta mereka untuk mengajukan saja apa yang diinginkan dan dijanjikan akan dibantu.
Bambang sama sekali tidak menyinggung soal kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan para pengusaha tambang selama bertahun-tahun hingga mengakibatkan kerugian besar pada warga Parung Panjang dan sekitarnya. Baik dari sisi kesehatan, keselamatan, hingga kenyamanan lingkungan, sehingga kemudian muncul SE Gubernur Dedi Mulyadi.
Mendengar rekaman suara diduga Bambang Tirtoyuliono, netizen ikut geram. Sejumlah dari mereka mendesak agar Lembaga Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menelusuri adanya dugaan pemberian uang oleh para pengusaha tambang terhadap Bambang dan kelompoknya di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
"Apakah benar ini terjadi? Punten min @official.kpk @kejaksaan.ri bisa kali colek oknum yang diduga kepala dinas yang ada di seluruh Jabar," komentar salah satu netizen.
"Coba @official.kpk main dulu ke rumah bapak kadis Jabar yang terhormat dan tersohor ini," timpal yang lainnya.
"@official.kpk Coba tengok di Parung Panjang."
Netizen lainnya mendesak Dedi Mulyadi untuk mencopot Bambang Tirtoyuliono sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat karena tindakannya dianggap sangat tidak terpuji dengan memberikan karpet merah kepada para pengusaha tambang pelanggar aturan selama bertahun-tahun.
"Copot Kadis ESDM," komentar salah satu warganet.
"Memangnya pak kadis lebih tinggi jabatannya ya dari pada Bapak dedimulyadi71? Kok bisa ya beliau keluarkan statement bahwa Surat Edaran dari Bapak dedimulyadi71 hanya berlaku 1 minggu. Kocak amat dah pejabat ini," timpal yanga lainnya.
"Waduh, sudah masuk berapa nih ke saku pak kadis. Oh begitu cara mainnya toh, ada pak kadis disana."
"Kerugian pengusaha diperhitungkan, kerugian masyarakat sekitar, tidak dihitung?."

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
