
Truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelanggaran terang-terangan terjadi di Parung Panjang dan sekitarnya selama bertahun-tahun diduga dilakukan pengusaha tambang dengan membiarkan truk tambang mereka melintas di luar jam operasional yang telah ditentukan.
Aktivis Ronald Aristone Sinaga atau kerap disapa Bro Ron menilai, dugaan pelanggaran ini terjadi akibat adanya pembiaran dari sejumlah pihak yang memang seharusnya menegakkan aturan.
Bukan hanya terjadi pelanggaran terkait jam operasional, mayoritas truk tambang juga membawa muatan dengan kapasitas berlebih. Hal ini tidak hanya merusak jalan utama Cigudeg-Parung Panjang, tapi juga mengancam keselamatan warga.
"Saya berani bilang truk tambang di Parung Panjang dan sekitarnya 95 persen overload," kata Bro Ron dalam kunjungannya ke kantor JawaPos.com, Jakarta Selatan, Kamis (25/9).
Bukan hanya muatan yang berlebih, truk tambang yang melintas di Parung Panjang juga mengancam keselamatan dan kesehatan warga karena material yang dibawa tidak ditutup. Alhasil, truk bermuatan pasir banyak beterbangan membuat polisi udara dan mencemari lingkungan.
"Saya berani bilang 95 persen truk-truk itu tidak pakai terpal (pelindung)," tegas Bro Ron.
Menurut dia, dari informasi dan data yang didapat, total truk tambang yang beroperasi di Parung Panjang dan sekitarnya jumlahnya mencapai 3000 truk tambang dalam satu hari.
Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Hal itu tentu sangat mengancam keselamatan dan kesehatan warga. Apalagi, banyak jalanan berlubang mengakibatkan truk tambang tidak dapat berjalan secara stabil.
"Karena jalanan berlubang, tidak rata gitu, truknya goyang, bahan materialnya jatuh (sebagian)," ungkap Bro Ron.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
