
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum), Bahtiar Baharuddin menggelar pertemuan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Forkopimda se-Provinsi DKI Jakarta. (Ist)
JawaPos.com – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri mendorong penguatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan menjaga ketertiban umum di tengah dinamika masyarakat.
Hal ini dibahas dalam rapat yang digelar di Balai Kota DKI, Senin (8/9). Dirjen Polpum Bahtiar Baharuddin menegaskan, ada sejumlah arahan Mendagri yang harus dipedomani kepala daerah dalam mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa.
Beberapa poin penting di antaranya, menggelar rapat Forkopimda secara rutin, menyambangi tokoh masyarakat dan unsur berpengaruh, melaksanakan doa kedamaian lintas masyarakat san gencarkan program pro rakyat seperti pasar murah dan bansos.
Selain itu, Kepala Daerah juga diminta menunda kegiatan seremonial yang terkesan boros atau berpesta, menghindari flexing kemewahan pejabat maupun keluarganya, menunda perjalanan ke luar negeri, kepala daerah wajib berada di wilayah masing-masing saat kondisi rawan dan menggelar acara pribadi dengan sederhana.
"Selain, arahan tersebut telah dikeluarkan Surat Kemendagri No: 300.1.4/e.1/BAK Perihal Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di Daerah yang ditujukan kepada Kepala Daerah tertanggal 3 September 2025," ungkap Bahtiar.
Dalam surat edaran itu, Kemendagri menekankan pentingnya mengoptimalkan peran Satlinmas di desa/kelurahan untuk mendukung ketentraman masyarakat.
Peran Satlinmas juga diarahkan agar bersinergi dengan Siskamling di tingkat RT/RW melalui pengaktifan kembali pos ronda.
Pemprov DKI sebelumnya telah mengeluarkan Instruksi Sekda Nomor 64 Tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Jaga Jakarta. Instruksi ini melibatkan berbagai OPD dalam menjaga keamanan, menyiapkan strategi komunikasi dengan hashtag Jaga Jakarta, hingga penyediaan peta wilayah rawan, data kependudukan, dan petugas siaga.
Bahtiar mengapresiasi gerakan kolaborasi Pemprov DKI bersama masyarakat dalam aksi bersih-bersih pasca unjuk rasa.
"Saya apresiasi Pemprov DKI aksi Gotong Royong Gerak Cepat Jaga Jakarta di Halte Transjakarta Central Senen dan Halte Transjakarta Toyota Rangga, Senen, Jakarta Pusat, Senin, 1 September 2025. Selain itu, kegiatan kolaborasi pembersihan fasilitas umum pascaaksi unjuk rasa ini, melibatkan 215 orang dari unsur pasukan pelangi, komunitas ojek online, pedagang dari PD Pasar Jaya, pelajar dan Solidaritas Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Indonesia (SIKAPI)," ujar Bahtiar.
Lebih lanjut, Bahtiar menekankan pentingnya gotong royong menjaga keamanan lingkungan melalui Siskamling.
Menurutnya, langkah ini harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah provinsi hingga RT/RW, bersama forum-forum masyarakat seperti FKDM, FKUB, dan PPK.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
