Gubernur DKI Pramono Anung bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo membahas dampak aksi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta pada Selasa (2/9).
JawaPos.com-Gubernur DKI Pramono Anung merevisi jumlah kerugian Jakarta dampak unjuk rasa anarkis di beberapa titik di Jakarta. Yang sebelumnya disebutkannya Rp 55 miliar, meningkat menjadi Rp 80 miliar.
Baca Juga: Pertemuan Wapres Gibran dengan Driver Ojol di Istana Picu Kecurigaan: Netizen Menduga Intel Menyamar
''Ternyata, setelah dihitung kembali, ada dua JPO (jembatan penyebrangan orang) yaitu Senen dan depan Polda Metro Jaya yang mengalami kerusakan serius. Dan ternyata, baru dihitung dinas binamarga,'' terang Pram di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/9).
Untuk dua JPO yang rusak itu diperkirakan nilainya mencapai Rp 19 miliar. Adapun total kerugian menjadi Rp 80 miliar, karena masih ada beberapa kerusakan CCTV dan traffic lights (lampu lalu-lintas) yang baru didata.
Untuk beberapa kerusakan akibat demo anarkis itu, Pramono sudah memerintahkan jajarannya untuk memperbaiki secepat mungkin dengan menggunakan dana kontingensi yang sudah dikomunikasikan dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Dia bahkan menjelaskan, dari 18 traffic lights yang rusak, 17 di antaranya sudah diperbaiki. ''Tinggal satu yang belum selesai, itu di Slipi,'' terang Pram.
Lantaran kerugian Jakarta sangat besar, Pramono meminta bantuan kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang berkunjung ke kantornya pada Selasa (2/9) untuk membangun dua JPO yang mengalami kerusakan serius tersebut.
''Saya minta bantuan apabila beliau berkenan untuk yang JPO Senen dan depan Polda dibantu pemerintah pusat,'' kata Pramono.
Di lokasi yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menuturkan, kedua JPO itu akan menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
''Gak ada masalah. Bahkan, saya matur (bilang) ke Pak Gubernur kalau ada yang lain, karena ada arahan presiden juga, jadi kami siap. Beliau tetap memberikan dua-dua itu. Jadi dua itu yang kami akan kerjakan dengan cepat, harapannya fungsional kurang dari tujuh hari,'' terangnya. Selain membangun dua JPO itu, Dody juga sekaligus membangun halte dan lift yang sebelumnya tersedia di sana.
Untuk nilainya, dia belum bisa merincikannya. Namun, Kementerian PU disebutkannya mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 900 miliar untuk perbaikan di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Kedua JPO itu akan dibangun dengan menggunakan pagu anggran itu. ''Itu yang kami pakai untuk dua JPO ini,'' imbuhnya. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
