Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 13.35 WIB

Pemprov DKI Jakarta Wacanakan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri ala LPDP, Khusus untuk Mahasiswa Asal Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Masria Pane/Jawa Pos) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Masria Pane/Jawa Pos)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap wacana baru Pemprov DKI menyalurkan beasiswa kuliah mirip program LPDP Kementerian Keuangan. Bedanya, beasiswa ini khusus bagi mahasiswa asal Jakarta yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

Skema tersebut akan dimasukkan dalam program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dan dibiayai lewat APBD DKI Jakarta.

"Mungkin sudah waktunya kita memikirkan apakah 100 atau 200 mahasiswa pilihan Jakarta yang kita beri LPDP, tapi bersumber dari Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/8).

Lebih lanjut Pramono menjelaskan, dengan program itu, anak-anak Jakarta dapat menimba ilmu ke luar negeri. Sebagai gantinya, mereka harus memberikan kontribusi ilmunya kepada Jakarta setelah mereka lulus. 

"Dan kalau itu kita lakukan, maka anak tersebut mempunyai kesempatan kuliah di luar negeri tetapi nanti dia harus kembali ke Jakarta untuk bekerja memberikan kontribusi ilmunya kepada Jakarta," terangnya.

Pramono menegaskan, rencana beasiswa ini tidak bisa berjalan tanpa persetujuan DPRD DKI Jakarta. Selain itu, Pemprov juga ingin memperluas cakupan penerima KJMU, tidak hanya untuk jenjang S1, melainkan juga S2 hingga S3.

"Apa yang menjadi landasan bentalannya bisa kita perkuat, termasuk untuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Mohon persetujuan juga nanti dari teman-teman DPRD DKI Jakarta. Kalau dulu hanya untuk S1, kami akan kembangkan untuk S1, S2, S3," jelasnya.

Politikus PDIP ini menilai, pemberian beasiswa sejalan dengan misi Pemprov DKI menekan ketimpangan sosial. Ia menilai, Jakarta masih menghadapi kesenjangan yang cukup lebar antara warga kaya dan miskin.

Karena itu, Pemprov terus memperkuat program bantuan sosial. Pada APBD 2025, sekitar Rp 4,53 triliun dialokasikan untuk berbagai program bansos.

"Di Jakarta sudah mengeluarkan apa yang disebut dengan Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Diasbilitas Jakarta, Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, dan Program Pangan Bersubsidi," imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore