
Bakal Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Nasdem Achmad Rizki.
JawaPos.com–Jakarta merupakan kota yang lengkap. Tak hanya soal ketersediaan berbagai kebutuhan dasar dan gaya hidup, ragam masalah pun terbilang lengkap.
Problem yang mungkin tidak pernah dijumpai di kota lain, terselip bahkan terpampang nyata di kota ini. Sesuatu yang lumrah mengingat Jakarta dihuni manusia dari berbagai latar daerah, budaya, agama, dan etnis berbeda.
Caleg Partai Nasdem di Dapil 8 Jakarta Selatan Achmad Rizki berada dalam denyut beragam masalah itu selama sekitar sepuluh tahun. Profesinya sebagai jurnalis atau wartawan dari salah satu perusahaan media terkemuka yang menuntutnya seperti itu. Liputan di gang-gang sempit hingga di jalanan protokol ibu kota dilaluinya saban hari.
Bertemu dengan banyak orang dari berbagai strata sosial, dia beberapa kali menyaring masalah ke ruang publik yang kemudian direspons pejabat terkait. Ragam masalah warga yang disuarakannya lewat karya jurnalistik ada yang berhasil diselesaikan pemerintah.
”Namun, tak sedikit yang belum tertangani dengan maksimal sehingga melahirkan kegelisahan. Masih ada rasa ketidakpuasan dan kecewa. Berangkat dari kegelisahan itulah, saya bertekad mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD DKI pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024,” ucap Rizki.
Partai Nasdem yang selama ini dikenal sebagai partai yang selalu bersama rakyat dipilihnya sebagai kendaraan politik. Paradoks wajah Jakarta membangkitkan kesadaran akan pentingnya keberpihakan kepada masyarakat melalui jalur partai yang identik dengan warna biru itu.
”Berkali-kali saya bilang, pembangunan dan kemajuan Jakarta harus disertai dengan intervensi kebijakan yang berpihak kepada rakyat di akar rumput. Di titik ini peran Nasdem terlihat jelas di Ibu Kota Jakarta,” ucap Rizki.
Pria yang akrab disapa Bang Rizki itu terpanggil untuk menjembatani itu melalui ikhtiar dan perjuangan politik bersama Nasdem di daerah pemilihan (dapil) 8. Dapil itu meliputi Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu, Pancoran, Mampang Prapatan, dan Tebet.
Turun gelanggang menjadi salah satu kontestan yang berlaga pada Pileg 2024 adalah panggilan hati dan desakan sejarah. Sebab, bagi dia, panggilan politik adalah bagian dari perjuangan mewujudkan keadilan sosial.
”Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. Kalimat ajaib WS Rendra itu yang selalu tergiang dan mendorong saya ikut berjamaah dalam barisan ikhtiar menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta,” papar Bang Rizki.
Dia merasa sudah waktunya melanjutkan perjuangan di Kebon Sirih. Dia paham bahwa spirit memperjuangkan idealisme bukan perkara mudah. Namun, komitmen moralnya tak goyah.
”Saya lahir dari kesederhanaan dengan cita-cita memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat yang berada di lapisan terbawah kasta sosial. Jakarta merupakan ruang hidup bersama. Karena itu ruang ketimpangan harus dipersempit atau bahkan ditutup rapat,” tutur Bang Rizki.
Untuk mencapai tujuan politiknya itu, dia memilih jembatan perjuangan melalui Partai Nasdem. Dia ingin perjuangan tulisannya bertahun-tahun selama menjadi jurnalis menjadi nyata dalam perjuangan politik di DPRD DKI. Jembatan politik yang dia pilih saat ini bukan tanpa pertimbangan matang.
”Semuanya diawali dengan perenungan dan refleksi panjang. Proses perenungan panjang yang dilakukan dengan melihat parpol yang paling ideal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Jakarta dan pemilihnya,” ucap Bang Rizki.
Jembatan politik yang dia pilih ini diyakini sebagai pilihan tepat. Partai Nasdem mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
