Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly. ANTARA/Syaiful Hakim
JawaPos.com - Seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) berusia 21 tahun bernama Kenzha Ezra Walewangko ditemukan meninggal dunia pada Selasa (4/3). Sampai saat ini, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) masih mendalami kasus tersebut. Total sudah ada 18 orang saksi yang diperiksa oleh polisi. Termasuk diantaranya 13 orang mahasiswa.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan hal itu kepada awak media pada Sabtu (8/3). Dia menyampaikan bahwa belasan saksi itu terdiri atas mahasiswa, petugas keamanan kampus atau sekuriti, dan seorang petugas dari Badan Otorita Kampus UKI. Pemeriksaan para saksi dilakukan untuk mendalami kasus yang dilaporkan oleh pihak UKI kepada kepolisian.
”Sudah (diperiksa) 13 orang mahasiswa dan empat orang sekuriti serta satu orang dari Badan Otorita Kampus,” terang Kombes Nicolas.
Berdasar keterangan yang diperoleh dari para saksi, sebelum Kenzha meninggal dunia, mereka sempat minum minuman keras di area kampus. Tidak hanya itu, korban sempat terlibat cekcok dan adu mulut. Meski sempat dilerai oleh sekuriti kampus, Nicolas belum menjelaskan secara terperinci penyebab terjadinya cekcok tersebut.
”Intinya cekcok akibat kesalahpahaman karena sudah dipengaruhi oleh alkohol,” jelasnya.
Nicolas memastikan, kasus tersebut ditangani secara profesional. Polisi melakukan langkah-langkah sesuai dengan merujuk pada scientific crime investigation. Polisi, kata dia, sudah melakukan beberapa langkah. Termasuk diantaranya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan otopsi terhadap jenazah korban.
”Artinya bahwa kami dari pihak kepolisian, kami sedang melakukan penyelidikan scientific investigation,” terang perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu.
Dia memastikan bahwa pihaknya melakukan pendalaman dengan sangat hati-hati. Itu dilakukan agar kasus tersebut terungkap dengan baik dan benar. Polisi tidak ingin terburu-buru dalam menangani kasus tersebut. ”Kami tidak mau cepat-cepat mengambil kesimpulan untuk mau menyampaikan kepada warga, ataupun kepada masyarakat, atau kepada publik terkait dengan proses ini,” imbuhnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
