Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2025 | 21.35 WIB

Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Jakarta, Pedagang di Kantin Keluhkan Omzet Menurun 50 Persen, Ini Harapannya untuk Prabowo

 
 
 

PROGRAM BARU: Siswa SDN Tugu Jebres, Solo, menyantap paket uji coba makan siang gratis di sekolah mereka, Kamis (25/7). (M. IHSAN/JAWA POS RADAR SOLO)

 
 
JawaPos.com - Pemerintah Pusat mulai menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah. Namun, program yang diyakini dapat meningkatkan kualitas gizi anak itu berdampak, malah menjadi petaka bagi para pedagang di kantin sekolah. 
 
Hal itu dirasakan Rosul, 58, pedagang di kantin SMP Negeri 61 Jakarta Barat. Ia mengaku penjualannya telah merosot hingga 50 persen. Hal itu telah ia rasakan dua bulan terakhir, selama masa uji coba MBG di SMPN 61 Palmerah Jakarta Barat.
 
"Iya lah kan langsung ya (terasa penurunan). Biasanya 100 (porsi) abis, sekarang jadi cuma 50 (porsi), kan ada gorengan juga," ujar Rosul saat ditemui wartawan, Senin (6/1).
 
Rosul mengungkapkan, biasanya ia juga menjual makanan dengan paket Rp 10 ribu per porsi. Isinya pun tak jauh beda dengan menu Makan Bergizi Gratis yakni, ayam, ikan, tempe, sayur dan sambal.
 
"10 ribu, nasi ayam, tempe, tahu, sayur. Ambil sendiri lagi," katanya. 
 
Ia mengungkapkan, saat uji coba, MBG dibagikan kepada siswa pada pagi hari. Hal itu membuat dagangannya tidak laku sejak pagi. 
 
Oleh karena itu, kata Rosul, pihak sekolah meminta agar MBG dibagikan pada siang hari. Sehingga, pada pagi hari siswa tetap jajan ke kantin.  
 
 
"Kalau (MBG dateng pagi) kita nggak laku. Makanya pihak sekolah mintanya (MBG) untuk makan siang biar sama-sama kantin laku," ungkapnya. 
 
Rosul berharap, Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian kepada para penjual makanan di kantin sekolah. Sehingga, dengan adanya program MBG tidak mematikan usaha yang telah ia rintis sejak 1988 itu.
 
"Itu mah urusan sekolah ya. Kan saya gabung sama koperasi, jadi tergantung sekolah. Kalo memang dilibatkan mudah-mudahan bisa," ungkapnya. 
 
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Jakarta mulai digelar hari ini Senin (6/1). Sebanyak 12.054 siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK negeri dan swasta, termasuk madrasah, akan mendapatkan program unggulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka itu. 
 
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta Sarjoko sebelumnya menjelaskan,  program MBG dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah tersebar di sejumlah wilayah. Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa guna mendukung perkembangan fisik dan kecerdasan mereka.
 
"Namun demikian pelaksanaannya secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan SPPG masing-masing," ujar Sarjoko kepada wartawan, Minggu (5/1).
 
Sarjoko mencontohkan, pada Senin (6/1), SPPG Halim akan membagikan MBG kepada 2.953 siswa dari delapan sekolah. Dengan rincian, SD Angkasa 5 sebanyak 128 siswa, 304 siswa untuk SD Angkasa 1 dan 22 siswa di SD Angkasa 7. 
 
Kemudian, 46 siswa untuk SD Angkasa 10, 855 siswa SMPN 80, 825 SMPN 214, 467 siswa di MTSN 14 dan SMK Angkasa 1 sebanyak 306 siswa. 
 
"Distribusi makanan dibagi dalam 2 termin: Kelas 1 sampai dengan 3 SD di Jam 8.00 WIB  dan untuk kelas 4 SD sampai dengan SMA di Jam 11.00 WIB," terangnya. 
 
Adapun menu yang diberikan kepada pelajar ialah ayam teriyaki, tumis buncis wortel, pisang, susu, nasi dengan Nilai Rp. 10.000/ Paket.
 
 
Sarjoko menyatakan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah melakukan pembinaan kepada kepala sekolah dan guru untuk mendukung kelancaran MBG pada saat penerimaan ompreng dan pengumpulannya. 
 
"Serta melakukan edukasi kepada siswa agar menghabiskan porsi makanan  yang dibagikan serta bertanggungjawab terhadap omprengnya, sehingga MBG berjalan lancar," jelasnya.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore