Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2024 | 21.33 WIB

Motif Driver Grab Car Peras Perempuan Rp 100 juta karena Untuk Biaya Menikah Bulan April

Driver Grab Car yang menjadi pelaku pengancaman dan pemerasan. Pelaku diketahui adalah pria berinisial M, 30. (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Driver Grab Car Michael Gomgom melakukan aksi pemerasan terhadap C, ternyata lantaran butuh uang untuk menikahi pacarnya. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M. Syahduddi usai pelaku diamankan pada Jumat (29/3) lalu.

"Dari hasil pendalaman penyidik, motif utama pelaku untuk mengancam dan meminta sejumlah uang karena kepepet mau menikahi pacarnya," ujarnya kepada wartawan, Senin (1/4).
 
Syahduddi menerangkan, pelaku berniat hendak melangsungkan pernikahan pada bulan April ini. Namun, mengaku belum mendapat uang untuk melaksanakannya. 
 
"Ketika di bulan April yang bersangkutan akan menikah dan belum ada biaya untuk menikah dan yang bersangkutan melakukan tindakan tersebut," pungkasnya. 
 
Sebelumnya, Polisi menetapkan driver Grab Car berinsial M, 30, sebagai tersangka kasus pemerasan dan pengancaman. Korban adalah perempuan berinsial C yang seharusnya merupakan penumpangnya.
 
"Sudah (tersangka)," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan kepada wartawan, Jumat (29/3).
 
Ia mengatakan, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP terkait dengan pemerasan dengan kekerasan. Pelaku ditangkap di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. 
 
Untuk diketahui, seorang perempuan berinisial C menjadi korban penculikan disertai kekerasan dan pemerasan oleh diduga driver Grab Car. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Senin (25/3) malam di tol Jakarta-Tangerang yang masih masuk wilayah Jakarta Barat.
 
Kuasa hukum korban, Wilhelmus Rio Resandhi menceritakan, peristiwa bermula ketika kliennya memesan taksi online Grab Car dari Neo Soho, Jakarta Barat. Ia saat itu hendak pulang ke rumahnya. 
 
 
"Tiba-tiba timbul kecurigaan, mengapa mobil masuk tol. Pas masuk tol dan ditanyakan, mitra pengemudi mengatakan bahwa dia hanya mengikuti maps," ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/3).
 
Tak lama dari itu, driver Grab Car itu kemudian tetiba mengeluh sesak napas dan meminta korban menggantikannya mengemudikan mobil, tetapi ia menolak. Dari sanalah terduga pelaku mulai melancarkan aksinya melakukan pemerasan.
 
"Mitra pengemudi tiba-tiba meminta transfer uang sebesar Rp 100 juta kepada pelapor," ungkap Rio.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore