Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Februari 2023 | 21.53 WIB

Respons Pengacara Soal Giorgio Disebut Masuk Daftar Hitam Ukraina

Aksi koboi dilakukan pengendara Fortuner, Giorgio Ramadhan, 24, ternyata bermula lantaran dirinya tak terima ditegur karena melawan arah di daerah Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (13/2) kemarin. (Istimewa) - Image

Aksi koboi dilakukan pengendara Fortuner, Giorgio Ramadhan, 24, ternyata bermula lantaran dirinya tak terima ditegur karena melawan arah di daerah Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (13/2) kemarin. (Istimewa)

JawaPos.com - Giorgio Ramadhan, 24, menjadi bulan-bulanan di media sosial. Bukan hanya soal dirinya yang jadi tersangka perusakan mobil Honda Brio kuning, ia juga bahkan dituduh termasuk salah satu orang daftar hitam yang dianggap musuh Ukraina. Hal itu berkaitan dengan dirinya yang masuk dalam daftar hitam di situs mytrovets.

Situs itu merupakan situs yang dibuat oleh seorang politikus dan aktivis Ukraina. Dalam unggahan-unggahan yang beredar di media sosial, ia juga bahkan terlihat menggunakan seragam tentara Rusia.

Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Giorgio, Arif mengakui bahwa kliennya memang sempat studi di luar negeri. Namun, ia masih enggan merincikan di mana Giorgio sempat belajar di luar negeri itu.

"Kalau dia ke sana (belajar di luar negeri) benar, tapi kalau sejauh mana keterlibatannya atau sejauh mana, apa ya, ya keterlibatannya di sana kita tidah tahu, masih mencari info lebih dalam," ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/2).

Hingga sejauh ini, Arif bahkan menyebut bahwa keluarganya kliennya pun kaget dengan informasi yang beredar bahwa Giorgio terlibat dalam masalah-masalah Ukraina-Rusia. "Mereka juga mencari info. Keluarga kaget juga ada info-info ini," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi koboi yang dilakukan pengendara Fortuner inisial Giorgio Ramadhan, 24, ternyata bermula lantaran dirinya tak terima ditegur karena melawan arah di daerah Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (13/2) kemarin. Saat kejadian, mobil yang dikendarai GR akhirnya berhadapan dengan mobil Honda Brio kuning milik Ari Widianto.

"Saat korban di Jalan Senopati itu terlapor dengan mobilnya bergerak melawan arah sehingga akhirnya berhadapan kedua mobil ini," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ady Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (13/2).

Setelah itu, Ari kemudian memberi dim mobil GR hingga empat kali. Setelah itu, GR akhirnya membelokkan mobil Fortunernya dan kembali ke jalur uang seharusnya. Namun, ternyata tak hanya itu, ia malah menabrakkan mobilnya ke mobil Honda Brio kuning milik Ari. "Saat mengenai mobil korban terlapor memaki maki dan marah, sempat memaki ya, ke arah korban," kata Ade.

Setelah menghalangi laju mobil korban, GR kemudian turun dari mobil dan mengetok kaca dengan tujuan korban mau keluar dari mobilnya. Namun, karena tak mau keluar, Ade menceritakan bahwa terduga pelaku mengambil sajam replika.

"Kemudian terlapor merusak mobil korban dengan alat ini (sajam replika), kemudian terlapor masuk lagi ke mobil mengeluarkan alat ini (sajam replika lain, kemudian merusak kembali mobil korban, kemudian pergi meninggalkan korban," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore