Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Desember 2022 | 15.48 WIB

Marullah Dicopot, Ketum Forkabi Klaim Warga Betawi Kecewa

Ketua Umum Forkabi yang juga anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni. Istimewa - Image

Ketua Umum Forkabi yang juga anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni. Istimewa

JawaPos.com–Penjabat Sementara (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono dinilai tidak menghargai putra Betawi. Demikian ditegaskan Ketua Umum Forkabi yang juga anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI, Abdul Ghoni.

Menurut dia, pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekretaris Daerah Provinis (Sekdaprov) DKI membuat warga Betawi sangat kecewa. ”Saya sebagai putra Betawi dan juga Ketua Umum Forkabi kecewa sama Heru. Heru tidak boleh semena-mena. Harus ada etika,” tegas Ghoni dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (4/12).

Selama ini, menurut Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI itu, masyarakat Betawi selalu berdampingan hidup rukun tanpa ada ketegangan. Dia mengungkapkan, sejak Gubernur Joko Widodo, Basuki T. Purnama, Djarot hingga, Anies Baswdan, Sekdaprov DKI selalu putra daerah (Betawi).

”Gubernur Heru harusnya punya etika dan tata krama. Ini sama saja, tak memiliki etika dan tata krama. Mengganti Muarullah dari Sekdaprov itu tak beretika,” beber Ghoni.

Apalagi, kata penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI itu, gubernur saat ini hanya ditunjuk presiden sebagai Pj. ”Sebagai anak Betawi, enggak bisa menerima pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekdaprov DKI. Ini merupakan penghinaan bagi warga Betawi. Sejak dulu enggak ada tuh, Gubernur DKI mengganti Skedaprov dengan Pelaksana tugas (Plt). Saya tersinggung,” ucap Ghoni.

Dia menambahkan, Gubernur Anies Baswdan lebih menghargai masyarakat Betawi. Sebab, sejak dilantik sebagai gubernur pada 2017, Sekdaprov selalu putra Betawi. Sebelum Marulla Matali, almarhum Sefullah Sekdaprov DKI anak Betawi. Penggantinya, juga putra asli Jakarta.

”Pj gubernur saat ini tidak perhatian dengan masyarakat Betawi,” tandas Ghoni.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menunjuk Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah DKI Uus Kuswanto menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta menggantikan Marullah Matali. Marullah Matali ditempatkan pada posisi baru sebagai Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata.

Marullah dan Uus, keduanya dilantik di Balai Agung, Kompleks Balai Kota Jakarta oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, pada Jumat (2/12). Heru Budi Hartono menyebutkan, pengangkatan kembali jabatan deputi gubernur untuk membantu tugas pemerintahan agar menjadi lebih lincah.

”Pak Marullah itu bisa membantu saya lebih luas lagi dan lebih lincah,” kata Heru di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12).

Rencananya, Sekda DKI definitif bisa terpilih pada akhir Desember 2022 atau awal Januari 2023.

”Pelantikan sekda yang definitif, kalau saya tanya BKD (Badan Kepegawaian Daerah) itu mungkin 1,5 bulan dari mulai sekarang, Desember akhir atau Januari (2023),” imbuh Heru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore