Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 November 2022 | 00.02 WIB

Penyelenggaraan Formula E Tinggalkan Utang Rp 19 M hingga Hari Ini

Pembalap melaju usai start pada balapan Formula E seri kesembilan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu (4/6/2022). HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS - Image

Pembalap melaju usai start pada balapan Formula E seri kesembilan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu (4/6/2022). HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

JawaPos.com - Penyelenggara ajang balap mobil listrik Formula E, PT Jakarta Propertindo (JakPro), mengungkapkan bahwa event internasional itu menyisakan sejumlah utang yang salah satunya adalah kepada Ancol. Eks Managing Director Formula E JakPro Gunung Kartiko menyatakan, utang yang dimiliki JakPro per 30 September 2022 adalah sebesar Rp 49 Miliar.

Namun, jumlah tersebut sudah berkurang hingga Rp 19 Miliar per hari ini, Kamis (3/11). Menurut Gunung, utang usaha tersebut adalah terkait dengan garansi penyelenggaraan Formula E. Ia tidak merincikan utang tersebut ke mana saja, namun salah satunya adalah kepada Ancol sebagai tempat yang dijadikan ajang balapan itu.

"Jadi kepada Ancol kami masih ada utang Rp 4,9 Miliar," katanya di hadapan anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11).

Ia menjelaskan, terkait pembayaran utang kepada Ancol tersebut, pihaknya sudah melakukan perjanjian bahwa pembayarannya bukan berupa uang, melainkan mengganti bangunan yang terdampak oleh track balap Formula E.

"Jadi nanti bentuknya adalah bangunan yang sedang sekarang kita proses untuk pembangunan," jelasnya.

Selain itu, terkait sewa-menyewa dan komitmen penonton, Gunung menyebut bahwa itu sudah terbayarkan semua sejak Agustus 2022. Namun begitu, masih menyisakan utang lainnya.

"Ada utang kepada Jaya Konstruksi Manggala terkait dengan track ini sedang kita proses dan yang lain masih ada beberapa yang kecil di antaranya misalnya ke masalah office. Kemudian ada juga dengan travel tidak lebih dari Rp 500-300 Juta," pungkasnya.

Sementara itu, terkait dengan laba bersih yang didapat dari pelaksanaan Formula E adalah sebesar kurang lebih Rp 6 Milyar.

Gunung menyatakan, hitung-hitungan ini belum selesai diaudit secara menyeluruh oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain itu, hitung-hitungan keuntungan dihitung per 30 September 2022.

"Kalau kita lihat masih ada positif sebesar kurang-lebih Rp 6 M. Status per 30 September 2022," ujarnya di hadapan anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11).

Dilihat dari slide paparan yang disajikan JakPro, terlihat bahwa pendapatan usaha total penyelenggaraan Formula E adalah sebesar Rp 137, 3 Miliar ditambah dengan pendapatan lain sebesar Rp 2,1 Milyar.

Jumlah tersebut kemudian dikurangi beban pokok pendapatan sebesar Rp 129, 5 Miliar, beban administrasi dan umum sebesar Rp 1,8 Miliar, beban pajak sebesar Rp 1,56 Miliar, dan beban lain sebesar Rp 13,7 Juta.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore