Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 November 2023 | 13.17 WIB

Pemprov DKI Jakarta Bantah B2W, Nyatakan Bersedia Lakukan Optimalisasi Jalur Sepeda jika Warga Meminta

Sejumlah kendaraan melintas pada jalur sepeda di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan akan menambah jalur sepeda pada tahun ini. Jalur sepeda akan dibangun di permukiman sehingga dapat terh - Image

Sejumlah kendaraan melintas pada jalur sepeda di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan akan menambah jalur sepeda pada tahun ini. Jalur sepeda akan dibangun di permukiman sehingga dapat terh

JawaPos.com – Heru Budi Hartono, Pj Gubernur DKI Jakarta menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersedia menambah jalur sepeda di ibu kota jika ada permintaan dari warga.

“Ya, kami akan menambahnya jika warga menginginkan. Apakah ada yang melarang?” ungkap Heru.

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan jalur sepeda tambahan harus melalui evaluasi oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Sebelumnya, komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia mencabut penghargaan Kota Ramah Sepeda yang diberikan kepada wilayah DKI Jakarta pada tahun 2021.

Ketua Umum B2W Indonesia, Fahmi Saimima menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh ketidakkonsistenan Jakarta dalam pembangunan fasilitas untuk pengendara sepeda.

Salah satu poin yang ditekankan oleh B2W adalah tidak ada alokasi anggaran untuk pembangunan jalur sepeda oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2024.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pernah menghapus pedestrian dan jalur sepeda di daerah Santa, Jakarta Selatan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas.

“Kami berpendapat bahwa mempertahankan penghargaan ini tidak tepat. Fakta yang ada saat ini sangat berbeda dengan kondisi yang ada,” ujar Fahmi.

Fahmi juga menjelaskan bahwa B2W sebelumnya memberikan predikat Kota Ramah Sepeda kepada Jakarta karena dianggap memiliki sistem tata kota yang mendukung bersepeda dan melakukan pembangunan jalur sepeda secara besar-besaran dengan anggaran sekitar Rp 119 miliar selama tiga tahun.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengoptimalkan jalur sepeda sejauh 314,196 km dengan melakukan pemeliharaan hingga tahun 2026.

Tujuannya, yaitu untuk menyediakan sarana bagi warga Jakarta agar dapat bersepeda dengan aman dan nyaman.

Dikutip dari Antara pada Kamis (9/11), menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, tahapan optimalisasi ini mencakup 19 ruas jalan pada tahun 2024, 43 ruas jalan pada tahun 2025, dan 34 ruas jalan pada tahun 2026.

Syafrin menyatakan bahwa upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap keberlanjutan lajur sepeda merupakan bukti nyata komitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota ramah bagi pesepeda.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore