
Enam pelajar setingkat SMA dibawa ke kantor polisi di Koja, Jakarta Utara, untuk didalami terkait unggahan di media sosial ancaman bom di Koja Trade Mall, Kamis (2/11/2023).
JawaPos.com - Sekumpulan pelajar SMA di Jakarta Utara sempat membuat geger lantaran membuat prank teror bom di Koja Trade Mall (KTM), Kamis (2/11). Akibatnya, polisi dan pihak keamanan mal itu langsung bergerak menyisir mal hingga steril tapi tak ditemukan apa-apa. Saat diamankan, para pelaku prank mengaku hanya berniat jahil pada teman lainnya.
Kapolsek Koja Kompol Muhammad Syahroni mengatakan, empat pelajar berinisial FA, RF, KH, dan SAL, saat itu memang merencanakan menjahili atau mengerjai H yang dianggap lemah gemulai.
"Motif mereka berdasarkan pengakuan dari saudara FA dan saudara H mereka ingin ngeprank. Jadi mengeprank saudara H," katanya kepada wartawan, Jumat (3/11).
"Karena menurut mereka, saudara H ini katanya cupu atau lemah gemulai makanya diprank dengan cara seperti itu," imbuhnya.
Namun, mereka tak menyangka karena saking takutnya, H justru langsung mengabarkan pesan teror bom itu ke akun Instagram resmi Koja Trade Mall yang kemudian diteruskan ke kepolisian.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan dan juga melakukan sterilisasi di TKP, namun nihil (bom)," pungkas Syahroni.
Sebelumnya, sekumpulan pelajar SMA membuat prank teror bom yang tertuju di Koja Trade Mal (KTM), Jakarta Utara, Kamis (2/11). Hal ini sontak membuat banyak pihak kaget. Kepolisian bahkan langsung bergerak menyisiri mal yang diduga akan menjadi target pemboman tersebut.
Kapolsek Koja Kompol Muhamad Syahroni mengatakan, pihaknya mengamankan total enam pelajar yang membuat prank teror bom di Koja Trade Mall tersebut, yaitu FA, S, RF, KH, SAL, dan H.
"Setelah kita melakukan penyusuran menyeluruh dengan melibatkan sekuriti dan anggota, tidak ditemukan barang yang dicurgai atau berbahaya yang dianggap bom sesuai dengan ancaman tadi," katanya kepada wartawan, Jumat (3/11).
Syahroni menceritakan, teror ini bermula ketika FA, S, RF, KH, dan SAL merencanakan prank untuk temannya yang lain berinisial H. Saat itu, FA membuat pesan teror bom di Koja Trade Mal kepada H dengan nomor WhatsApp tak dikenal dengan foto profil dan nama Noordin M Top.
"Yang isi (pesannya) kurang lebih, 'Kami akan melakukan pengeboman di daerah Koja atau KTM, jika kamu peduli dengan Nurdin M Top, kamu harus mengikuti acara pengeboman'," jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
