Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Juli 2020 | 04.01 WIB

Dapat Pinjaman dari Pusat, Anies Masifkan Tracing Testing Covid-19

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat dengan PT SMI (dok humas kemenkeu) - Image

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat dengan PT SMI (dok humas kemenkeu)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat pinjaman senilai Rp 12,5 triliun dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pemberian pinjaman dilaksanakan oleh Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mendapat titipan dana senilai Rp 2 triliun yang disimpan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) yaitu Bank DKI. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, dana pinjaman dari pemerintah pusat tersebut akan digunakan untuk pengendalian banjir, peningkatan layanan air minum, pengelolaan sampah, infrastuktur transportasi, kebudayaan dan pariwisata serta olahraga.

"Jakarta punya porsi ekonomi besar di Indonesia, sehingga kalau bisa kita percepat akan berdampak baik ke nasional," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7).

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggiatkan kegiatan telusur (tracing) penduduk yang terjangkit Covid-19. “Dengan begitu, kita bisa identifikasi pribadi-pribadi yang telah terpapar agar mereka bisa isolasi dan tidak terjadi penularan lebih jauh," tuturnya.

https://www.youtube.com/watch?v=fRtl6GJKUzk

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore