Ilustrasi jasad bayi. Dok JawaPos
JawaPos.com – Seorang jasad bayi di Kelurahan Tanah Seratus, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dikabarkan disimpan S, ayahnya di dalam freezer kulkas. Bayi tersebut disimpan di freezer kulkas karena orang tuanya tak punya uang untuk memakamkan buah hatinya.
Dikutip dari Pojoksatu.id (Jawa Pos Group), berdasarkan keterangan S ketika diperiksa kepolisian, ihwal adanya peristiwa ini, berawal ketika istri S berinisial AA, dibawa ke rumah sakit pada Minggu (2/7) kemarin. Keesokan harinya, AA melahirkan bayi namun sang buah hati meninggal dunia.
“Kemudian AA melahirkan bayi pada hari Senin (3/7) pagi dalam kondisi bayi sudah meninggal. Benar sudah meninggal saat dilahirkan,” kata Kapolsek Ciledug Kompol Diorisha dikonfirmasi, Rabu (5/7).
Setelah melahirkan bayi tersebut, sang Ibu kemudian mendapat perawatan di ruang ICU Rumah Sakit. Sementara suaminya S, pulang ke rumah membawa jenazah bayi untuk dimakamkan.
“Setelah S, sampai di rumah membawa jenazah bayi sekitar pukul 6 sore, S, membacakan yasin dan kemudian memasukkan jenazah bayi ke dalam freezer,” ujar dia.
Menurut Diorisha, alasan S memasukkan jasad bayinya ke dalam freezer karena termotivasi usai melihat jasad buah hatinya itu disimpan di lemari pendingin jenazah Rumah Sakit.
“Alasan S, memasukkan jenazah ke dalam freezer karena melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di RS. Jenazah dimasukkan ke dalam freezer dari jam 8 malam,” ujar Diorisha.
Selanjutnya, pada hari Selasa 4 Juli 2023, S mengurus surat kematian di kelurahan. Usai mengurus surat kematian, S mengeluarkan jenazah bayi dari freezer untuk dimakamkan di TPU Selapajang sekitar pukul 11.00 WIB

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
