
Ilustrasi wakaf. (nanobanksyariah.id)
JawaPos.com - Wakaf selama ini lebih dikenal dalam bentuk pembangunan masjid, pesantren, atau penyediaan lahan pemakaman. Namun, seiring perkembangan pengelolaan aset syariah, konsep wakaf produktif semakin banyak diterapkan sebagai upaya menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Berbeda dengan wakaf yang hanya dimanfaatkan secara langsung, wakaf produktif mengelola aset yang diwakafkan agar mampu menghasilkan nilai ekonomi.
Hasil pengelolaan tersebut kemudian digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik sesuai tujuan wakaf, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang tanpa mengurangi pokok aset yang diwakafkan.
Salah satu implementasi ini dilakukan oleh Cinta Quran Foundation melalui Amazing Laundry di kawasan Cinta Quran Center, Tangerang Selatan. Hal tersebut menjadi bagian dari pengembangan unit wakaf produktif yang diharapkan dapat membantu menopang kebutuhan operasional pendidikan para mahasantri.
Direktur Eksekutif Cinta Quran Center, Ustadz Syafaat Nuryadi, mengatakan, bahwa pengembangan unit wakaf produktif sendiri merupakan salah satu ikhtiar membangun sistem pendanaan yang lebih berkelanjutan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar besar kita dalam menyiapkan para Dai Quran. Setiap pakaian yang bersih, setiap aktivitas santri yang terbantu, Insya Allah menjadi bagian dari pahala jariyah bagi para wakif dan donatur yang telah mendukung,” ungkap Ustadz Syafaat.
Sementara itu, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan wakaf produktif dilakukan untuk memperkuat keberlangsungan pendidikan calon dai. Selain unit laundry, kawasan tersebut juga telah memiliki Dapur Santri dan direncanakan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Menurutnya, keberadaan aset-aset produktif menjadi salah satu cara agar lembaga pendidikan memiliki sumber pendanaan yang lebih stabil. Dengan demikian, operasional pendidikan tidak hanya bergantung pada donasi yang sifatnya insidental, tetapi juga memperoleh dukungan dari hasil pengelolaan aset wakaf.
“Saya bisa membayangkan bagaimana pahala kebaikan yang mengalir abadi bagi Bapak dan Ibu semuanya,” ujarnya.
Melalui pengembangan wakaf produktif, lembaga tersebut berharap manfaat wakaf tidak berhenti pada pembangunan aset fisik semata, melainkan mampu menjadi instrumen yang menopang pembiayaan pendidikan, meningkatkan kualitas layanan sosial, serta memperluas manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
